Kamis, 16 April 2026

Pemprov Maluku

Gubernur Maluku Sedih, Ada ASN Pemprov Terpapar HIV AIDS

Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa (57) mengungkap rasa sedih atas fakta mengejutkan soal penularan virus HIV - AIDs.

|
Penulis: Novanda Halirat | Editor: Mesya Marasabessy
Mesya
HIV/AIDS - Potret Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa. Gubernur sedih ada ASN Pemprov Maluku terpapar HIV/AIDs. 

Ringkasan Berita:
  • Hingga akhir 2025 tercatat 9.955 kasus kumulatif HIV/AIDS di provinsi berpenduduk 1,9 juta jiwa ini. 
  • Bulan lalu, Wagub Abdullah Vanath menyebut ’tiap hari di Maluku ada satu kasus HIV. Rerata tiap bulan 45 laporan kasus baru.
  • Virus ini terpapar melalui hubungan seksual bebas, air liur, dan interaksi dan malapraktik medik.
  • Sebanyak 77 persen penyitas HIV-AIDS di Maluku menyasar kelompok usia produktif 15–39 tahun.

 

AMBON, TRIBUN-AMBON.COM — Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa (57) mengungkap rasa sedih atas fakta mengejutkan soal penularan virus HIV - AIDs di daerahnya.

Ternyata, ada aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan kerjanya terpapar virus mematikan penurunan daya tahan tubuh ini.

"Saya sangat sedih mengetahui fakta ini,” ujar Hendrik di bulan ke-10 masa jabatannya sebagai gubernur, Rabu (17/12/2025) di kantornya.

Karene pertimbangan etik medis, Hendrik tak menyebut angka dan identitas ASN penyitas virus mematikan itu. 

Otoritas kesehatan Maluku mengkonfirmasi hingga akhir 2025 tercatat 9.955 kasus kumulatif HIV/AIDS di provinsi berpenduduk 1,9 juta jiwa ini. 

Baca juga: 2 Kali Mahasiswa Demo, PN Ambon Masih Bungkam Soal Lahan Kebun Cengkeh

Baca juga: Sagu Harus Jadi Identitas SBT, Bupati Fachri: Hilirisasi Tidak Akan Pernah Mati

Rinciannya 8.243 kasus HIV dan 1.712 AIDS. Kota Ambon dan Kota Tual, dua dari 10 daerah terbanyak penyandang virus ini.

Memanfaatkan momen Coffee Morning dengan pejabat, dan wartawan di lingkup pemprov, Hendrik meminta aparatur dan masyarakat waspada dan melanjutkan literasi bahaya HIV-AIDs.

“Edukasi terus. Pencegahan dan pendampingan bukan pengucilan,” kata Hendrik dengan mimik muka serius.

Human Immunodeficiency Virus (HIV) adalah virus mematikan. 

Gejala medisnya, penurunan imunitas tubuh penyitas, hingga akhirnya wafat dengan kondisi tubuh kurus kerontang.

Virus ini terpapar melalui hubungan seksual bebas, air liur, dan interaksi dan malapraktik medik.

Sebelumnya, jelang peringatan Hari AIDS Sedunia, 1 Desember 2025 lalu, Wakil Gubernur Maluku Abdullah Vanath (54), mengungkap data lebih mengejutkan.

“Lebih dari 1 kasus tiap hari,” ujar mantan Bupati Seram Bagian Timur (SBT) dua periode ini.

Menurut wagub, rerata ada 45 kasus baru bulanan dilaporkan ke Dinas Kesehatan Provinsi Maluku.

Sumber: Tribun Ambon
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved