Ambon Hari Ini
Kepala SPPG Eri Pecat 16 Relawan Lewat WhatsApp Tanpa Dialog: Kami Juga Manusia, Butuh Dihargai
Sebanyak 16 relawan mengaku diberhentikan secara sepihak oleh Kepala SPPG Eri wilayah Nusaniwe, Dirda Axel Latumeten, melalui pesan WhatsApp grup.
Penulis: Maula Pelu | Editor: Ode Alfin Risanto
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Maula M Pelu
AMBON, TRIBUNAMBON.COM- Publik kembali dihebohkan dengan pemutusan hubungan kerja relawan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Eri wilayah Nusaniwe, Kota Ambon.
Sebanyak 16 relawan mengaku diberhentikan secara sepihak oleh Kepala SPPG Eri wilayah Nusaniwe, Dirda Axel Latumeten, hanya melalui pesan WhatsApp grup.
Pengakuan ini disampaikan Petricia Souisa dan Paulina Pessy, mewakili relawan yang mendapatkan dampak dari tindakan pemecatan itu.
Dua relawan itu menceritakan pengalaman mereka saat ditemui rekan TribunAmbon.com pada Rabu (26/11/2025).
Baca juga: Warga SBT Ultimatum Kapolda Maluku: Pelaku Pembacokan Harus Ditangkap 1x24 Jam
Baca juga: Banda Resmi Masuk KSPN, Bupati Malteng Minta Dukungan Mendagri dan Gubernur
Dengan wajah lesuh dan masih mengenakan seragam relawan SPPG, mereka mengaku kaget saat menerima pesan pemberhentian tersebut.
Bahwa kejadian pemberhentian sepihak itu terjadi awal November 2025
“Kita diberhentikan juga secara sepihak dari Kepala SPPG Nusaniwe Eri. Kita dipecat melalui Wa,” ujar Petricia mewakili relawan SPPG lain yang mendapatkan tindakan serupa.
Dikatakan bahwa sejak mulai bertugas pada Maret 2025, baru kali ini terjadi pemecatan seperti itu dibawah kepemimpinan Dirda Axel Latumeten.
Padahal menurut mereka bahwa seharusnya ada proses komunikasi langsung sebelum keputusan diambil.
“Sebenarnya sebagai seorang pimpinan dia harus menilai kinerja daripada relawannya. Ataupun kalau memang dengan Juknis yang ia jalankan, panggil kita setidaknya relawan dan kumpul kita lalu menyampaikan secara baik-baik. Kita ini kan manusia, kita butuh dihargai. Kita melaksanakan tanggung jawab kita selama ini ketika dibilang kita laksanakan tanggung jawab kita,” tuturnya dengan nada tegas.
Saat pemecatan itu, relawan mengaku telah meminta pertemuan untuk membahas persoalan tersebut, namun tidak pernah bertemu langsung dengan Kepala SPPG Eri wilayah Nusaniwe itu.
“Dia selalu ini Katong (kita) lewat WA saja. Pernah kemarin-kemarin Katong berdebat di wa grup. Saya bilang daripada bicara di Wa, mendingan Katong ketemu hari Senin kemarin itu di dapur Eri supaya ada komunikasi begitulah, pembicaraan di situ dan maunya seperti apa. Tapi nyatanya tidak hadir-hadir di Dapur. Jadi bagaimana Katong mau kasih selesaikan masalah begini kalau Kepala SPPGnya tidak hadir,” tuturnya.
Situasi makin tidak ada kepastian ketika Kepala SPPG itu disebut keluar dari grup WhatsApp itu tanpa memberikan keterangan lanjut.
“Tidak ada lagi penjelasan. Dianya (Kepala SPPG Eri) sudah keluar dari Grup,” sambung relawan itu. Terpisah dari itu, TribunAmbon.com telah mengonfirmasi Kepala SPPG Nusaniwe, Dirda Axel Latumeten melalui pesan WhatsApp.
| Jalan Santai Jadi Cara Pekerja di Kota Ambon Peringati May Day, Gubernur Beri Apresiasi |
|
|---|
| Pasca Bencana Alam di Arbes-Stain, Dapur–Toilet Rusak, Warga Minta Bantuan Pemerintah |
|
|---|
| Ely Toisutta Tinjau Korban dan Lokasi Terdampak Bencana AlaM: Jaminan Kebutuhan Terpenuhi |
|
|---|
| Wali Kota Ambon Perkuat Sinergi dengan KPK, Komitmen Wujudkan Pemerintahan Bersih |
|
|---|
| Sikapi Maraknya Tawuran Pelajar, Wali Kota Ambon: Jika Tak Bisa Dibina Musti Diskors |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/pecat-sppg.jpg)