Kamis, 30 April 2026

Ambon Hari Ini

Laturiuw Pimpin Upacara Hari Guru Nasional dan HUT PGRI ke-80 di SMA Negeri 1 Ambon

Menariknya seluruh para guru terlibat langsung sebagai petugas dan pendukung upacara yang berlangsung. 

Tayang:
Penulis: Novanda Halirat | Editor: Fandi Wattimena
TribunAmbon.com/ Novanda Halirat/Novanda Halirat
HGN 2025- Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Ambon, Dra. E. Laturiuw saat membacakan amanat Mentri Pendidikan Dasar dan Menengah dalam upaya peringatan Hari Guru Nasional dan Hari PGRI ke-80 tahun 2025, berlangsung di lapangan SMA Negeri 1 Ambon, Selasa (25/11/2025) 

Laporan Jurnalis TribunAmbon.com, Novanda Halirat 

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - SMA Negeri 1 Ambon memperingati Hari Guru Nasional dan HUT Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke-80 tahun 2025. 

Upacara ini berlangsung khidmat di lapangan lingkungan SMA Negeri 1 Ambon, Selasa (25/11/2025). 

Menariknya seluruh para guru terlibat langsung sebagai petugas dan pendukung upacara. 

Pantuan TribunAmbon.com, para guru dan pegawai terlihat memakai baju cele merah dan kebaya yang menggambarkan etnik daerah Maluku. 

Hadir dalam upacara ini, Kepala Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Maluku dan jajaran, para dewan guru dan pegawai, seluruh siswa SMA Negeri 1 Ambon

Kepala sekolah SMA Negeri 1 Ambon, Dra. E. Laturiuw, menjelaskan bahwa upacara peringatan tahun ini berbeda karena para guru yang menjadi petugas upacara. 

Mulai dari pemimpin upacara, pengibar bendera merah putih, dirigen, ajudan hingga MC, dan nyanyian mars PGRI semuanya dilakukan oleh dewan guru. 

"Hari ini di SMA Negeri 1 Ambon sangat unik karena upacara peringatan Hari Guru Nasional dan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke-80 tahun 2025 ini diatur dan dikomandai oleh dewan guru," ujarnya kepada TribunAmbon.com. 

Baca juga: PI Migas Hampir Tuntas, Pemda SBT Potensi Tambah Pendapatan Hingga Rp 20 Miliar

Baca juga: Jual Aset hingga Pertimbangkan Utang Bakal Jadi Opsi Pendapat Daerah SBT

Dalam upacara peringatan ini juga diberikan penghargaan kepada 23 guru berprestasi dan pegawai berdedikasi. 

Selain itu, diberikan juga penghargaan kepada satu guru yang telah purnabakti. 

Melalui upacara ini, Laturiuw berharap di era digitalisasi pada peringatan HUT PGRI ke-80 ini semua guru dapat melakukan transformasi di kelas untuk meningkatkan kualitas siswa.

Melalui metode ajar yang bervariasi, penerapan AI (Artificial Intelligence) dan coding di dalam kelas. 

Selain itu, dirinya berpesan kepada para guru untuk tidak menjadikan transformasi digital sebagai tantangan melainkan batu loncatan. 

"Harapan saya dengan hari guru Nasional dan peringatan HUT PGRI ini menjadi momentum dasar bagi kita untuk melakukan transformasi di kelas denganvariasi metode dengan penerapan AI dan coding," harapnya.  

"Kemudian hal-hal ini harus menjadi batu loncatan dan lompatan bukan menjadi tantangan bagi kita karena kita telah berada di era digital," pesan Laturiuw. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved