Sabtu, 18 April 2026

Ambon Hari Ini

Minimalisir KLB, KPPG Minta SPPG Maupun Dapur MBG Segera Miliki Sertifikat LHS

Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Maluku harus melakukan pendaftaran Sertifikat LHS sebagai salah satu persyaratan operasional dapur.

Penulis: Novanda Halirat | Editor: Ode Alfin Risanto
Tribunambon/vanda
PERCEPATAN SLHS- Potret Kepala Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Regional Maluku dan Maluku Utara, Dr. Rosita, M.kes, saat diwawancarai terkait percepatan sertifikat Laik Higiene dan Sanitasi (SLHS) di Maluku, berlangsung di kantor BPOM Ambon, Selasa (30/9/2025) 

Laporan Jurnalis TribunAmbon.com, Novanda Halirat 

AMBON, TRIBUNAMBON- Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) regional Maluku dan Maluku Utara, Dr. Rosita meminta kepada semua dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG) untuk segera memiliki Sertifikat Laik Higiene dan Sanitasi (LHS).

Hal ini untuk memitigasi terjadinya Kejadian Luar Biasa (KLB) atau keracunan makanan pada siswa.

“Pembuatan sertifikat LHS ini adalah syarat yang harus dimiliki oleh dapur yang baru beroperasi maupun yang sudah beroperasi,” ujar Rosita kepada awak media di kantor BPOM Ambon, Selasa (30/9/2025).

Baca juga: Pasca Diberitakan, Sampah di Gedung Pasar Mardika Ambon Akhirnya Dibersihkan 

Baca juga: Masyarakat Gugat PT. Safi: Dari Sengketa Lahan Hingga Dugaan Penyalahgunaan Wewenang Aparat

Selain itu bagi semua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Maluku juga harus melakukan pendaftaran Sertifikat LHS sebagai salah satu persyaratan operasional dapur.

"Jadi selain dapur yang harus memiliki sertifikat LHS, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi harus juga punya LHS," Pungkasnya.

Kemudian sertifikat LHS itu akan diverifikasi oleh dinas kesehatan untuk melengkapi beberapa persyaratan yang harus dilengkapi untuk penertiban sertifikat.

Lebih pentingya juga bahwa nantinya di setiap dapur akan ditempatkan satu chef yang sudah bersertifikat.

"Kemudian kami selama ini di dalam dapur SPPG kami ada satu ahli gizi ditempatkan dan ditambah chef yang sudah bersertifikat, sehingga mencegah dan meminimalisir kejadian KLB nantinya untuk anak-anak," pungkasnya.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved