Senin, 18 Mei 2026

Gino Dianiaya

Berawal Minta Permisi Lewat, Pemuda di Ambon Berakhir Dikeroyok Sejumlah Orang

Korban, Gino Brian Kalahatu (22) mengaku mengalami luka memar dan bengkak di sejumlah bagian tubuh usai insiden tersebut.

Tayang:
Penulis: Jenderal Louis MR | Editor: Fandi Wattimena
Istimewa
KASUS PENGANIAYAAN - Tangkapan layar detik-detik penganiayaan sejumlah orang terhadap Gino Brian Kalahatu (22) di jalan Diponegoro, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Jumat (15/5/2026) 

Namun, dirinya kecewa mengapa para pelaku tidak diamankan.

“Selama saya di kantor polisi tidak ada satu pun pelaku yang diamankan. Saya heran dan kecewa kenapa polisi tidak segera mengamankan pelaku,” ujarnya.

Belakangan, korban mengaku mengetahui identitas salah satu perempuan yang diduga ikut melakukan penganiayaan terhadap dirinya.

“Saya baru tahu kalau ibu RT 001/004 juga ikut tampar saya. Yang pelaku baju putih badan pendek namanya Frino,” katanya.

Sementara itu, ibu korban, Christin Kalahatu (41), mengaku kecewa dengan penanganan kasus tersebut. 

Menurut dia, saat mendampingi anaknya di kantor polisi, dirinya sempat berkoordinasi dengan anggota kepolisian terkait proses hukum kasus itu.

“Salah satu anggota polisi bilang kepada anak saya kalau proses masalah ini bisa satu sampai dua bulan,” kata Christin.

Ia juga mengaku mendapat penjelasan dari polisi bahwa adanya aturan baru membuat pelaku tidak bisa langsung diamankan.

“Polisi bilang sekarang ada aturan baru jadi tidak bisa langsung amankan pelaku. Kami kecewa kenapa seperti ini,” ujarnya.

Hingga berita ini diterbitkan, TribunAmbon.com telah berupaya mengkonfirmasi Kapolsek Sirimau, Iptu. Bastian Tuhuteru namun belum direspon. (*)

Sumber: Tribun Ambon
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved