Gino Dianiaya
Berawal Minta Permisi Lewat, Pemuda di Ambon Berakhir Dikeroyok Sejumlah Orang
Korban, Gino Brian Kalahatu (22) mengaku mengalami luka memar dan bengkak di sejumlah bagian tubuh usai insiden tersebut.
Penulis: Jenderal Louis MR | Editor: Fandi Wattimena
Ringkasan Berita:
- Seorang pemuda bernama Gino Brian Kalahatu (22) dikeroyok sejumlah orang di kawasan depan Toko Bintang, jalan Diponegoro, Jumat (15/5/2026).
- Korban mengaku mengalami luka memar dan bengkak di sejumlah bagian tubuh usai insiden tersebut.
- Kasus penganiayaan itu tengah ditangani Polsek Sirimau.
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Jenderal Louis
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Seorang pemuda di Kota Ambon, Maluku, mengaku menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok orang di kawasan depan Toko Bintang, jalan Diponegoro, Jumat (15/5/2026)
Korban, Gino Brian Kalahatu (22) mengaku mengalami luka memar dan bengkak di sejumlah bagian tubuh usai insiden tersebut.
Insiden yang terjadi sekira pukul 22.30 WIT itu bermula
saat Gino hendak pergi menonton pertandingan sepak bola di Lapangan Urimessing.
Saat itu ia berangkat menggunakan sepeda motor dan memarkirkannya di tepi jalan sebelum berjalan kaki masuk ke sebuah lorong di dekat lokasi kejadian.
“Dari rumah saya mau pergi nonton bola di Lapangan Urimessing. Saya parkir motor di depan jalan lalu berjalan kaki masuk lorong,” kata Gino saat diwawancarai TribunAmbon.com, Sabtu (16/5/2026).
Saat berada di depan lorong, Gino mengaku sempat meminta permisi kepada seorang pria yang berada di lokasi.
Namun pria tersebut justru menanyakan tujuan dirinya masuk ke lorong tersebut.
Baca juga: Bupati Fachri Ajak Warga SBT Jangan Abaikan Sensus Ekonomi 2026: Data Jadi Penentu Arah Pembangunan
Baca juga: Oknum Polwan Polda Maluku Bantah Perselingkuhan, Suami Tegaskan Itu Bohong: Dia Sering Menginap
“Dia tanya saya mau ke mana, saya jawab mau ke lapangan,” ujarnya.
Tak berhenti di situ, pria tersebut disebut mengikuti dirinya sambil kembali menanyakan tujuan Gino.
Korban mengaku melihat pria itu dalam kondisi diduga mabuk, juga tercium bau minuman keras.
“Pria itu terlihat seperti mabuk dan bau minuman keras,” katanya.
Situasi kemudian memanas. Gino mengaku pria tersebut tiba-tiba memegang bahunya lalu membanting dirinya ke tangga.
Setelah itu, korban kembali dipukul tepat di bagian tulang belakang.
“Saya spontan membela diri dan sempat membalas pukul dua kali,” ungkapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/Aniaya-ji.jpg)