Minggu, 17 Mei 2026

Gino Dianiaya

Berawal Minta Permisi Lewat, Pemuda di Ambon Berakhir Dikeroyok Sejumlah Orang

Korban, Gino Brian Kalahatu (22) mengaku mengalami luka memar dan bengkak di sejumlah bagian tubuh usai insiden tersebut.

Tayang:
Penulis: Jenderal Louis MR | Editor: Fandi Wattimena
Istimewa
KASUS PENGANIAYAAN - Tangkapan layar detik-detik penganiayaan sejumlah orang terhadap Gino Brian Kalahatu (22) di jalan Diponegoro, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Jumat (15/5/2026) 

Usai kejadian itu, Gino berjalan ke arah depan Toko Bintang yang berada di samping lorong. Di lokasi tersebut sempat terjadi adu mulut antara dirinya dan pria yang diduga menjadi pelaku awal penganiayaan.

Korban mengatakan pria tersebut kemudian mencabut besi rambu lalu lintas dan mencoba menyerangnya.

“Dia ambil besi rambu lalu lintas lalu jalan ke arah saya mau pukul saya. Saya langsung lari,” katanya.

Gino mengaku berlari ke arah kawasan Trikora. Namun di tengah pelariannya, ia justru dikejar sekitar lima orang pemuda yang menantangnya berkelahi.

“Saya sempat membalas, tapi karena mereka banyak orang jadi saya terus lari menghindari massa,” ujarnya.

Dalam situasi itu, korban juga menyebut seorang pria bernama Mario Tamaela ikut memegang dirinya dengan kuat sehingga massa leluasa melakukan pengeroyokan.

“Ada Mario Tamaela yang pegang saya kuat sekali sehingga saya dikeroyok massa,” katanya.

Tak hanya itu, Gino mengaku dirinya dipukul oleh beberapa orang, termasuk seorang pria yang disebut sebagai ketua RT serta seorang ibu RT.

“Yang pukul saya itu Bapa RT, Ibu RT dan juga pelaku awal yang mabuk itu ikut pukul saya,” ujarnya.

Korban mengatakan dirinya kemudian dibawa massa ke depan Rajawali sebelum akhirnya situasi berhasil dilerai warga yang berada di lokasi. 

Tak lama berselang, aparat kepolisian datang dan meminta keterangan dari korban.

“Saya sudah jelaskan penganiayaan yang saya alami dan saya tunjuk pelaku yang pukul saya, tapi polisi tidak amankan pelaku,” katanya.

Setelah itu, Gino dibawa ke Polsek Sirimau untuk membuat laporan polisi. 

Ia kemudian menjalani visum di RS Bhayangkara Ambon akibat luka yang dialaminya.

Akibat dugaan pengeroyokan tersebut, Gino mengalami memar dan bengkak pada sejumlah bagian tubuh, termasuk paha kiri, leher dan luka pada lutut.

Sumber: Tribun Ambon
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved