Selasa, 5 Mei 2026

Pemkot Ambon

Pemkot Ambon Peringati Hardiknas ke-67, Mendikdasmen Tekan 5 Hal ini

Pelaksanaan upacara Hardiknas ke-67 diikuti jajaran OPD, Kepala Sekolah SD dan SMP, dan ASN lingkup Pemkot Ambon.

Tayang:
Penulis: Novanda Halirat | Editor: Mesya Marasabessy
Pemkot Ambon
PERAYAAN HARDIKNAS- Potret Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, saat membacakan pidato Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Indonesia (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, di Balai Kota Ambon, Senin (4/5/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon menggelar upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) ke-67 di Balai Kota Ambon, Senin (4/5/2026). 
  • Pelaksanaan upacara ini diikuti jajaran OPD, Kepala Sekolah SD dan SMP, dan ASN lingkup Pemkot Ambon
  • Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena menjadi inspektur upacara dan membacakan pidato Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Indonesia (Mendikdasmen). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Novanda Halirat 

AMBON, TRIBUNAMBON.COM- Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon menggelar upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) ke-67 di Balai Kota Ambon, Senin (4/5/2026). 

Pelaksanaan upacara ini diikuti jajaran OPD, Kepala Sekolah SD dan SMP, dan ASN lingkup Pemkot Ambon

Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena menjadi inspektur upacara dan membacakan pidato Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Indonesia (Mendikdasmen). 

Dalam pidato kali ini menekan transformasi pendidikan dengan menggunakan pendekatan deep learning. 

Metode ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, dengan memprioritaskan kebijakan strategis pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) yang tangguh. 

“Jika hendak memajukan bangsa, perbaiki pendidikan. Jika hendak memperbaiki pendidikan, perbaikilah mulai dari dalam kelas melalui deep learning,” ujarnya.

Baca juga: 2 Bulan Berlalu Pelaku Pembakaran Kampus Unpatti Belum Ditangkap, Kasus ke Tahap Penyidikan

Baca juga: Diduga Ugal-ugalan, Angkot Jurusan Hatu Terbalik di Hative Besar, Satu Penumpang Tewas

Dalam arahan Mendikdasmen, Abdul Mu’ti itu mengungkapkan lima kebijakan penguatan pendidikan yakni : 

1. Revitalisasi. 
2. Digitalisasi.
3. Kesejahteraan. 
4. Kompetensi Guru. 
5.  Penguatan Karakter dengan 7 Kebiasaan Anak Indonesia), Literasi, Numerasi, dan STEM, serta Pendidikan Inklusif dan Fleksibel.

Sementara itu, Wali Kota ia juga menekan pentingnya prinsip 3M untuk memajukan pendidikan di Kota Ambon yakni: 

1. Maindset atau pola pikir. 
2. Mental yang kuat.
3. Misi yang lurus.

Ia menekan prinsip ini tak hanya menjadi formalitas di kertas semata, tetapi menjadi pegangan untuk pembangunan pendidikan. 

“Berbagai kebijakan peningkatan mutu pendidikan tidak akan terlaksana tanpa 3M: Mindset (pola pikir maju), Mental yang kuat, dan Misi yang lurus. Tanpa ketiganya, program hanya akan menjadi formalitas di atas kertas,” tandasnya.

Melalui pelaksanaan, diharapkan peningkatan kolaborasi antara sekolah, keluarga dan masyarakat dalam mewujudkan Indonesia yang cerdas, maju dan bermartabat. (*)

Sumber: Tribun Ambon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved