Ambon Hari Ini
Bersama Melawan Kanker: Dagifa Medical Center Edukasi Deteksi Dini dan Gizi
Kegiatan ini menjadi ruang belajar sekaligus penguatan mental bagi masyarakat, khususnya perempuan, pasien kanker serta keluarga dan pendamping pasien
Penulis: Jenderal Louis MR | Editor: Mesya Marasabessy
Ringkasan Berita:
- Puluhan peserta mengikuti kegiatan edukasi kesehatan “Bersama Melawan Kanker” yang digelar di Dagifa Medical Center, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, Sabtu (7/2/2026).
- Kegiatan ini menjadi ruang belajar sekaligus penguatan mental bagi masyarakat, khususnya perempuan, pasien kanker, serta keluarga dan pendamping pasien.
- Para peserta mendapatkan edukasi komprehensif mulai dari pengenalan kanker, deteksi dini, hingga pentingnya gizi dan dukungan keluarga dalam proses pengobatan.
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Jenderal Louis
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Kesadaran akan pentingnya deteksi dini kanker semakin digaungkan.
Puluhan peserta yang didominasi kaum perempuan mengikuti kegiatan edukasi kesehatan bertajuk “Bersama Melawan Kanker” yang digelar di Dagifa Medical Center, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, Sabtu (7/2/2026) sekitar pukul 10.00 WIT.
Kegiatan ini menjadi ruang belajar sekaligus penguatan mental bagi masyarakat, khususnya perempuan, pasien kanker, serta keluarga dan pendamping pasien.
Para peserta mendapatkan edukasi komprehensif mulai dari pengenalan kanker, deteksi dini, hingga pentingnya gizi dan dukungan keluarga dalam proses pengobatan.
Sesi pertama diisi oleh dr. Zaneta R. Latuheru dengan materi Kenali Kanker Payudara Sejak Dini.
Dalam paparannya, peserta tidak hanya mendapatkan pengetahuan teoritis, tetapi juga diajak mempraktikkan SADARI (Periksa Payudara Sendiri) serta memahami pentingnya deteksi awal sebagai kunci meningkatkan peluang kesembuhan.
Materi kemudian dilanjutkan oleh dr. Dewi Resnawita dengan topik Mengenal Kanker Lebih Dekat.
Ia menjelaskan secara rinci apa itu tumor dan kanker, mengapa kanker bisa terjadi, tanda-tanda awal yang harus diwaspadai, cara deteksi, hingga langkah tepat yang perlu dilakukan agar tidak terlambat mendapatkan penanganan.
Dokter Dewi diketahui merupakan dokter subspesialis hematologi onkologi medik pertama di Provinsi Maluku.
Lahir dan besar di Kota Ambon, ia baru saja menyelesaikan pendidikan subspesialisnya di Universitas Hasanuddin dan memilih kembali ke tanah kelahirannya untuk mengabdikan ilmu bagi masyarakat Maluku.
“Dagifa Medical Center berkomitmen menghadirkan layanan kesehatan yang terjangkau bagi seluruh masyarakat Ambon, terlebih saya sendiri bergerak di bidang hematologi onkologi medik yang menangani pasien kanker,” ujar dr. Dewi.
Menurutnya, kegiatan ini sengaja digelar bertepatan dengan peringatan World Cancer Day sebagai bentuk kepedulian terhadap penyakit kanker yang masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi.
Kanker, kata dia, menempati urutan kedua penyakit paling mematikan, sehingga membutuhkan perhatian serius dari semua pihak.
“Kami ingin masyarakat, baik pasien kanker maupun keluarga dan kerabatnya, peduli dan memahami apa itu kanker, mengapa bisa terjadi, serta langkah yang harus dilakukan. Pemahaman ini penting agar penderita kanker tidak merasa terstigma seolah-olah divonis mati,” jelasnya.
| Meski Pemerintah Dinilai Lambat, Warga Apresiasi Perbaikan Lubang Selokan di Perempatan Amboina |
|
|---|
| 40 Ribu Tiket Ludes, PELNI Ambon Pastikan Kesiapan Layanan Libur Iduladha 1447 H |
|
|---|
| Pukul Korban Berulangkali, Roger Ngaku Bersalah, Minta Maaf dan Siap Bertanggung Jawab |
|
|---|
| Kejar-kejaran Honda CRV dan Brio di Ambon Berakhir Keributan, Kasus Diproses Polda Maluku |
|
|---|
| Tekan Aksi Balap Liar, Satlantas Polresta Ambon Gelar Lomba Band Antar Pelajar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/cover-kanker.jpg)