Selasa, 21 April 2026

Workshop Academic Writing Metode Kualitatif di Ambon, Hadirkan Pakar Internasional Titi Prabawa

Salah satunya melalui kegiatan Workshop Academic Writing Metode Kualitatif yang digelar di ruang meeting Zest Hotel Ambon, Senin (20/4/2026).

|
TribunAmbon/jenderal/Jenderal Louis MR
WORKSHOP ACADEMIC - Akademisi Universitas Kristen Satya Wacana, Dr. Titi S. Prabawa hadir sebagai pemateri dalam Workshop Academic Writing Metode Kualitatif yang digelar di ruang meeting Zest Hotel Ambon, Senin (20/4/2026). 

Ia juga mengungkapkan bahwa peserta kerap menghadapi dua tantangan utama dalam penulisan ilmiah.

Yakni, kesulitan mengonstruksi realitas sosial ke dalam tulisan yang sistematis, serta kendala dalam mengelaborasikan teori dengan temuan lapangan.

Melalui workshop ini, diharapkan peserta mampu membedakan secara jelas antara temuan penelitian dan pembahasan, yang selama ini kerap tercampur dalam praktik penulisan.

Selain sebagai ruang peningkatan kapasitas akademik, kegiatan ini juga menjadi bagian dari agenda strategis Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pattimura dalam pengembangan Program Studi Ekonomi Pariwisata yang tengah direncanakan. 

Dalam rangkaian kegiatan, turut diagendakan diskusi kurikulum bersama narasumber serta kunjungan lapangan sebagai bentuk penguatan implementasi keilmuan.

Sementara itu, Wakil Direktur Bidang Akademik Pascasarjana Universitas Pattimura, Prof. Dominggus Rumahlatu, secara resmi membuka kegiatan tersebut.

Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya kegiatan akademik berkelanjutan dalam mendukung akreditasi program studi.

“Untuk menuju program studi unggul, kegiatan akademik seperti workshop, seminar nasional, seminar internasional, dan kuliah tamu idealnya dilaksanakan minimal empat kali dalam satu semester,” jelasnya.

Ia juga menekankan bahwa kemampuan menulis merupakan keterampilan penting yang harus dimiliki setiap akademisi.

“Bahkan profesor dan peneliti kelas dunia pun masih mengalami revisi dalam publikasi ilmiah mereka. Jadi tidak ada alasan untuk takut belajar menulis,” tegasnya.

Lebih lanjut, Prof. Dominggus menyebut kemampuan menulis tidak hanya dibutuhkan dalam dunia akademik.

Tetapi juga menjadi kompetensi penting di dunia kerja, seperti dalam penyusunan laporan, naskah kebijakan, hingga dokumen resmi lainnya.

Melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan mampu meningkatkan kualitas penulisan ilmiah mereka, sehingga dapat menembus publikasi di jurnal bereputasi internasional maupun jurnal nasional terakreditasi.

Workshop ini menjadi bukti komitmen dunia akademik di Ambon dalam mendorong lahirnya peneliti-peneliti berkualitas, sekaligus memperkuat budaya ilmiah yang berdaya saing global.(*)

Sumber: Tribun Ambon
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved