Bentrok di Hunuth
Tinjau Korban Kebakaran di Desa Hunuth, Ini Janji Gubernur Maluku
Lewerissa memerintahkan para staf untuk melakukan pengiriman bantuan bagi para pengungsi secepatanya.
Penulis: Novanda Halirat | Editor: Ode Alfin Risanto
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Novanda Halirat
AMBON, TRIBUNAMBON.COM- Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa bersama Wakil Gubernur Maluku Abdulla Vanath, meninjau lokasi pengungsian korban kebakaran akibat bentrok antar warga yang terjadi pada selasa (19/08/2025) kemarin.
Dalam tatap muka denga para pengungsi di Kantor Desa Poka, Kantor Desa Nania, Kantor Desa Negeri Lama, Rabu (20/8/2025), Lewerissa memerintahkan para staf untuk melakukan pengiriman bantuan bagi para pengungsi secepatanya.
Disisi lain, Lewerissa juga sangat berterimah kasih kepada Pemerintah Kota Ambon, yang telah sigap dan cepat merespon kejadian ini dengan langsung turun ke lokasi untuk meninjau sekaligus memberikan bantuan kepada para pengungsi.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota yang sudah melakukan Gerak cepat dalam menangani para pengungsi baik dalam mengirimkan tenaga medis, maupun kebutuhan lainnya yang diperlukan oleh para pengungsi”, ujarnya dalam rilisan yang diterima Tribunambon.com.
Baca juga: PMII Desak Kejari Buru Usut Dugaan Korupsi Rp 2,5 Miliar, Tuntut Amustafa Besan Ditangkap
Baca juga: Lestarikan Kearifan Lokal Vehe Belan, Tamnge Apresiasi Langkah Kabalmay
Lewerissa juga berjanji bahwa pemerintah akan berupaya menanggulangi dampak kerusakan yang terjadi.
Selanjutnya, ia meminta kepada masyarakat untuk tetap tenang dan kuat, berdoa, serta tidak untuk melakukan hal-hal yang dapat menimbulkan kerugian bagi masyarakat.
“Untuk para pengungsi pemerintah akan berupaya memberikan yang terbaik, dan melakukan penangan yang terbaik bagi basudara semua, dan sebagai Gubernur beta (saya) tidak menghendaki basudara semua tinggal ditempat pengungsian, dan Pemerintah akan berupaya melakukan renovasi rumah-rumah basudara yang terbakar maupun rusak serta pemerintah akan memberikan rasa aman dan sebagai pribadi beta (saya) juga turut merasakan apa yang basudara semua rasakan”, jelas Lewerissa.
Diketahui hadir bersama saat peninjauan kepada korban terdampak di lokasi kejadian, Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa didampingi oleh Wakil Gubernur Maluku H. Abdullah Vanath, Assisten II Sekda Maluku Kasrul Selang, Kepala Dinas Sosial Provinsi Maluku.
Diberitakan sebelumnya, kasus bermula dari tawuran antar pelajar di depan pangkalan ojek BIB, Desa Waiheru, pada Selasa (19/8/2025) sekitar pukul 13.30 WIT.
Perkelahian ini menewaskan AP, seorang pelajar SMK Negeri 3 Ambon.
Tragedi ini kemudian memicu bentrokan yang lebih besar hingga berujung pembakaran rumah warga, fasilitas umum, dan kendaraan. (*)
| Dua Bulan Berlalu, Kombes Rositah Imbau Enam DPO Kasus Pembakaran Rumah Warga Hunuth Serahkan Diri |
|
|---|
| 6 Tersangka Kasus Pembakaran Rumah Warga Hunuth Kini Ditetapkan DPO |
|
|---|
| Kasus Pembakaran Rumah Warga Hunuth: Kabid Humas Bungkam, Diduga Abaikan Instruksi Kapolda |
|
|---|
| Warga Hunuth dan Hitu Mesing Terima Bantuan 3.2 Ton Beras, Ini Kata Kapolda Maluku |
|
|---|
| 6 Tersangka Baru Kasus Pembakaran Rumah Warga Hunuth Belum Ditahan, Kabid Humas: Besok Diperiksa |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/gubenur-maluku-eghh.jpg)