Aktivis Buru Dianiaya
Lagi, Lapandewa Kena Bogem: Diduga Babinsa Pelakunya
Dirinya pun menderita memar hingga pendarahan diduga lantaran dihajar oknum anggota TNI, Darman Wabula.
Penulis: Ummi Dalila Temarwut | Editor: Fandi Wattimena
Ketika sejumlah pemuda memberikan semangat kepada peserta lomba pembacaan puisi.
Saat itu, seorang anak bernama Rifan Solisa bersama beberapa anak-anak lainnya tengah tampil membacakan puisi di panggung.
Madarudin mengaku, sorakan yang ia lakukan bersama teman-temannya hanyalah bentuk dukungan penuh euforia kepada para peserta.
“Kami hanya berteriak memberi semangat kepada adik-adik yang tampil membaca puisi. Karena terlalu bersemangat, saya sampai melepas baju dan memutarnya di atas kepala. Tiba-tiba Sekdes datang dan pukul,” ungkapnya pada TribunAmbon.com, Selasa (19/8/2025).
Akibat insiden tersebut, Madarudin sempat diamankan ke rumah warga bernama Ishak Masbait.
Peristiwa ini memantik perhatian publik dan menuai kecaman dari sejumlah pihak yang menilai tindakan pemukulan terhadap aktivis tidak pantas dilakukan, apalagi dalam momen perayaan hari kemerdekaan. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/Ilustrasi-Penganiayaan-1.jpg)