Pesta Miras
NasDem Resmi Layangkan Panggilan Mourits Tamaela: Klarifikasi Pesta Miras Hingga Kabar Penganiayaan
Ini menyikapi dugaan pesta minuman keras (Miras) hingga penganiayaan di rumah dinasnya, kawasan Karang Panjang,
Penulis: Maula Pelu | Editor: Fandi Wattimena
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Maula M Pelu
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Maluku Partai Nasional Demokrat (NasDem), telah layangkan surat panggilan kepada Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ambon, Mourits Tamaela.
Panggilan menyikapi dugaan pesta minuman keras (Miras) hingga penganiayaan di rumah dinasnya, kawasan Karang Panjang, Kota Ambon, Sabtu (26/7/2025) lalu.
Hal ini dibenarkan Ketua DPW Nasdem Maluku, Hamdani Laturua saat, saat dikonfirmasi TribunAmbon.com, Jumat (8/8/2025).
“Sudah minggu kemarin,” singkat Hamdani, membenarkan surat panggilan yang dilayangkan DPW.
Surat panggilan itu, untuk menghadirkan Mourits pekan depan, usai Rapat Kerja Nasional (Rakertas) Partai besutan Surya Paloh itu.
“Untuk hadir minggu depan,” sambungnya.
Dijelaskan sebelumnya pada Selasa (5/8/2025), bahwa rencana pemanggilan merupakan bagian dari proses klarifikasi internal.
Baca juga: Mourits Tamaela Dipanggil DPW Nasdem Pekan Depan: Klarifikasi Pesta Miras Hingga Kabar Penganiayaan
Baca juga: Menyoal Kabar Tak Sedap Mourits Tamaela, Hamdani Laturua: Beta Sangat Menyesal
Hasil permintaan keterangan nantinya, akan dilaporkan ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) di Jakarta, untuk pengambilan sikap selanjutnya.
“Setelah pemeriksaan, kami akan melaporkan ke DPP. Bila ditemukan indikasi pelanggaran, maka prosesnya akan dilanjutkan ke Jakarta,” ujar Hamdani sebelumnya.
Meski begitu, dia menyayangkan kabar beredar di berbagai platform media terkait dugaan tersebut.
Diberitakan sebelumnya, Ketua DPRD Kota Ambon, Mourits Tamaela tidak membantah ada sejumlah pekerja tengah mengkonsumsi minuman keras (Miras) di kediamannya, kawasan Karang Panjang, Kecamatan Sirimau, Sabtu (26/7/2025).
Namun ditegaskan dirinya tidak ikut berpesta, hanya saja sempat minum sedikit sekedar tuk menghargai.
“Saya teguk satu kali lalu pergi mandi dan makan,” terangnya saat jumpa pers di Kantor DPRD Ambon, Senin (4/8/2025).
Selanjutnya, Mourits juga membantah kabar terjadi keributan di rumahnya malam itu.
“Tidak ada keributan, tidak ada skenario pesta miras, apalagi hal-hal yang berlebihan. Itu hanya situasional yang terpaksa minum itu dikasih ke mereka. Dan besoknya saya berangkat,” tegasnya. (*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.