SBT Hari Ini
Pemda SBT Gelar Konsultasi Publik RPJMD, Bupati Fachri Minta Semua OPD Harus Terlibat
Pemerintah SBT menggelar konsultasi publik terkait Rancangan Perencanaan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2025 - 2029.
Penulis: Haliyudin Ulima | Editor: Mesya Marasabessy
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Haliyudin Ulima
BULA, TRIBUNAMBON.COM - Pemerintah kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) menggelar konsultasi publik terkait Rancangan Perencanaan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2025 - 2029.
Berlangsung di Gedung Serbaguna, Kota Bula, Selasa (1/6/2025), kegiatan itu dibuka Bupati SBT, Fachri Husni Alkatiri dengan melibatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) setempat.
Dalam sambutannya, bupati meminta kepada seluruh OPD agar berpikir keras memberikan pandangan serta masukan mereka, untuk penyusunan RPJMD yang tengah dibahas.
"Saya mengajak semua pihak, baik dari unsur pemerintah, DPRD, akademisi, tokoh masyarakat, hingga masyarakat umum, untuk ikut aktif memberikan masukan untuk menyempurnakan RPJMD ini," ujarnya.
Baca juga: Pemeran Video Asusila dengan Selebgram Ambon, Bripda Charles Resmi Ditahan Propam Polda Maluku
Baca juga: Tak Sekadar Upacara, HUT Bhayangkara ke-79 di Maluku Dibarengi Program Sosial dan Inovasi Pelayanan
Menurut dirinya, hal itu dipandang penting mengingat RPJMD sebagai penentu arah perencanaan dan pembangunan di wilayah SBT sehingga perlu di susun secara terarah, terpadu, menyeluruh, dan tanggal terhadap perubahan hingga lima tahun mendatang.
“Sebagaimana kita ketahui, RPJMD adalah dokumen perencanaan pembangunan daerah untuk jangka waktu lima tahun yang merupakan penjabaran dari visi misi bupati dan wakil bupati," jelasnya.
Lebih lanjut dijelaskan, selain untuk mematuhi amanat Undang-Undang No. 2 Tahun 2005, penyusunan RPJMD harus mencakup segala hal di lingkungan pemerintahan.
“Pelaksanaan konsultasi publik ini menjadi momen penting sebagai wadah bersama untuk menghimpun saran, pendapat, masukan, dan aspirasi dari seluruh pemangku kepentingan dalam rangka merumuskan arah pembangunan," tegasnya.
Menurut Fachri, penyusunan RPJMD bukan hanya kewajiban administratif, namun menjadi pijakan utama dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan berdampak nyata bagi masyarakat.
"Saya percaya, bahwa pembangunan SBT hanya akan berhasil apabila dibangun dengan semangat kolaborasi, sinergi, dan keterbukaan serta tanggung jawab demi masa depan bumi Ita Wotu Nusa," tutupnya. (*)
| Jadi Tiga Tahap, Infrastruktur Jalan di SBT Ditargetkan Rampung 2030 |
|
|---|
| Jembatan Darurat Jadi Kendala Utama Pembangunan Jalan Lintas Desa Manggis - Affang di SBT |
|
|---|
| Danau Sole Masuk 10 Besar API Awards 2026 Kategori Surga Tersembunyi: Ayo Beri Dukungan |
|
|---|
| Pemkab SBT Galang Dukungan untuk Danau Sole, Target Tembus Tiga Besar API Awards 2026 |
|
|---|
| Talud Jebol, Rumah dan Jalan Terancam Amblas, Warga Desa Osong Minta Pemda Segera Bertindak |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/Fachri-SBTT.jpg)