Maluku Terkini

Geografis Maluku Masih Jadi Hambatan Utama Pengawasan Bea Cukai

Wilayah Maluku adalah wilayah Marintim yang didominasi sebagian besar wilayah Maluku dengan memiliki gugusan pulau-pulau.

TribunAmbon.com/ Ummi Dalila Temarwut
KANTOR BEACUKAI - Kantor wilayah dan cukai Maluku di Jl. Benteng Kapaha, Uritetu, Kec. Sirimau, Kota Ambon, Kamis(26/06/2025) 

Laporan wartawan TibunAmbon.com  Ummi Dalila Temarwut 

AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Letak geografis Maluku jadi tantangan terbesar Direktorat Jenderal Bea dan Cukai dalam pengawasan.

Dijelaskan Kepala seksi bimbingan kepatuhan hubungan masyarakat, Donald Mainassy, wilayah Maluku didominasi perairan dengan keterbatasan akses perhubungan yang jadi tantangan petugas untuk menjangkau berbagai wilayah.

Terlebih di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Alhasil, pengawasan lalu lintas barang dan orang yang masuk atau keluar daerah pabean diakuinya tak optimal.

Padahal tugas Bea Cukai harus memastikan praktik penyelundupan serta pelanggaran di bidang kepabeanan dan cukai tidak terjadi. 

“Kita berada di daerah perairan dengan jumlah pulau kecil yang sangat banyak, dan memang tantangan dari letak geografis ini sangat besar,” ujar Mainassy kepada TribunAmbon.com, di ruang kerjanya, Kamis (26/06/2025).

Baca juga: Kanwil Bea Cukai Maluku Sita Ratusan Batang Rokok Ilegal

Baca juga: Begini Upaya Pemerintah jadikan Ambon Bebas Sampah Plastik

Ia juga menjelaskan bahwa kendala lainnya ialah soal jumlah personel yang belum memadai untuk menjangkau seluruh pulau yang ada.

Untuk wilayah Maluku sendiri terdapat tiga pulau yang memiliki kantor cabang dari beacukai yakni,Tual,Saumlaki,dan Ternate

 “Dengan jumlah personel yang terbatas, pengawasan ketat di masing-masing pulau memang belum dapat dilakukan sepenuhnya,Tantangan terakhir dan hambatan ini juga terkait dengan efisiensi anggaran" tambahnya.

Namun pihaknya terus berupaya memaksimalkan langkah pengawasan dengan memanfaatkan teknologi dan pola kerja strategis guna memastikan pelaksanaan tugas dapat tetap dilakukan seefektif mungkin. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved