Senin, 13 April 2026

Ganti Rugi

Belasan Motor Rusak Dalam Pelayaran, KM Barcelona 1 Diduga Lepas Tangan

Motor-motor ini rusak parah setelah dihantam gelombang tinggi dalam perjalanan. Ironisnya, sebelumnya janji

Penulis: Jenderal Louis MR | Editor: Fandi Wattimena
Sumber: Muhamad Sarif
KERUSAKAN KENDARAAN - Belasan motor rusak setelah Kapal Barcelona 1 dihantam gelombang tinggi dalam perjalanan dari Ternate, Minggu (22/6/2025). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Jenderal Louis

AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Pihak Kapal Barcelona 1 diduga belum membayarkan ganti rugi atas kerusakan belasan unit kendaraan roda dua milik penumpang. 

Motor-motor ini rusak parah setelah dihantam gelombang tinggi dalam perjalanan. Ironisnya, sebelumnya janji ganti rugi telah diberikan oleh pihak agen kapal.

Insiden nahas ini terjadi pada Sabtu, 21 Juni 2025, ketika KM Barcelona 1 berlayar dari Pelabuhan Ternate menuju Sanana dan Kota Ambon sekitar pukul 18.00 WIT.

Muhamad Sarif, salah satu korban, menceritakan kepada TribunAmbon.com, sekitar pukul 00.30 WIT pada Minggu, 22 Juni 2025, kapal dihantam gelombang setinggi sekitar 4 meter. 

"Kami di dek dua saja sampai kemasukan air," ujar Sarif saat ditemui TribunAmbon.com, Rabu (25/6/2025).

Baca juga: Penumpang KM Barcelona 1 Keluhkan Kerugian Akibat Gelombang Tinggi, Ganti Rugi Tak Kunjung Jelas

Dikatakan akibat insiden tersebut, 11 unit motor mengalami kerusakan parah, bahkan satu di antaranya tercebur ke laut. 

Kapal akhirnya memutuskan untuk memutar balik ke Pelabuhan Ternate dan tiba pukul 04.00 WIT. 

Setibanya di Ternate, Sarif mendapati motornya rusak parah dengan bodi pecah dan kerusakan mesin. 

Kerugian serupa juga dialami Fandi Suhadai, yang menyebut bodi motornya rusak sekitar 80 persen, belum termasuk kerusakan mesin.

Pihak kapal sempat mengganti uang tiket penumpang sebesar Rp 560 ribu. 

Uang tersebut kemudian digunakan Sarif dan Fandi untuk membeli tiket pelayaran selanjutnya dengan Kapal Permata Obi seharga Rp 565 ribu.

"Saat itu, salah seorang agen kapal bernama Fadli mengaku kerusakan akan diganti. Kami hanya diminta mengirimkan foto kerusakan motor dan KTP," tutur Sarif. 

Fadli berjanji akan menginformasikan proses penggantian pada hari Senin.

Namun, harapan Sarif dan Fandi sirna. Saat Sarif menghubungi Fadli pada hari Senin, ia hanya diminta mengirimkan nomor rekening agar uang penggantian ditransfer. 

Baca juga: Cocok untuk Pelaku UMKM, Simak Ini Tabel Angsuran KUR BRI 2025, Pinjaman Mulai Rp 1 Jutaan

Baca juga: Dukung Program Asta Cita, Pemda SBT Gelar Reformasi  Agraria di Tiga Kecamatan Ini

Sumber: Tribun Ambon
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved