Ambon Hari Ini

27 Titik Jalan di Ambon Rusak Parah Akibat Hujan Deras, Ada yang Berlubang Hingga 5 Meter

Pantauan TribunAmbon.com di lokasi Selasa,(24/06/2025) dari pukul 12.00-16.00 WIT terhitung ada 27 titik ada yang kerusakan ringan hingga berat.

Tribunambon/Umi
JALAN BERLUBANG-Jalan berlubang akibat hujan deras yang terjadi pada Jum'at(21/06/2025) hingga Sabtu(22/06/2025) di kawasan Jln.Jendral Sudirman menuju Jln.Galungung,Selasa(24/06/2025). 

Laporan wartawan Tribun Ambon.com Ummi Dalila Temarwut 

AMBON,TRIBUNAMBON.COM- Hujan deras yang mengguyur Kota Ambon sejak Jumat (21/06/2025) hingga Sabtu (22/06/2025) mengakibatkan kerusakan parah di 27 titik ruas jalan di Kota Ambon.

Pantauan TribunAmbon.com di lokasi Selasa,(24/06/2025) dari pukul 12.00-16.00 WIT terhitung ada 27 titik ada yang kerusakan ringan hingga berat.

Kerusakan ini terpantau dari kawasan Poka, Passo, wayame hingga pusat kota, dengan total panjang jalur sekitar 27,7 km berdasarkan perhitungan dari Google Maps.

Kerusakan jalan yang terjadi sangat bervariasi, mulai dari kerusakan ringan hingga berat dengan kedalaman lubang rata-rata 1 meter, bahkan ada yang mencapai 5 meter. 

Salah satu titik yang terdampak parah berada di Jalan Jenderal Sudirman menuju Jalan Galungung.

Baca juga: Truk Masuk Jurang di Tanjakan Gunung Batumari Malteng,‎ Polisi: Pengemudi Belum Mahir Nyetir Mobil

Baca juga: BLT Ekstrem di Negeri Administratif Kilbon Tersalurkan, Setiap Keluarga Terima Rp. 1,8 juta

Dimana warga mengunakan kayu, kursi untuk memberi tanda bagi pengendara agar tidak melintasi area tersebut.

Bahkan terpal biru dipasang untuk menghalangi air hujan yang turun ke dalam lubang tersebut.

Ulfa, seorang warga yang berjualan di sekitar kawasan jalan jenderal Sudirman menceritakan bahwa sebuah mobil truk tentara sempat terperosok ke dalam lubang besar di daerah itu.

“Mobil truk tentara masuk ke dalam lubang itu pada Sabtu sore, sekitar pukul 16.00 WIT,” ungkapnya.

Dirinya mengaku sangat khawatir dengan kondisi jalan yang dapat membahayakan pengguna kendaraan, khususnya di malam hari.

"Saya berharap, harus ada penangan secepatnya dari Dinas terkait,"tutupnya.(*)

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved