Ambon Hari Ini

Sering Becek! Warga Ngaku Jijik Lewati Jalan Rusak di Pasar Batu Merah Ambon

Salah satu warga Kota Ambon, Febi Pattinama mengaku jijik ketika melintasi jalan rusak di Pasar Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon.

Penulis: Novanda Halirat | Editor: Mesya Marasabessy
Novanda Halirat
AKSI DEMONSTRASI - Aksi demo perbaikan jalan provinsi yang rusak di Pasar Batu Merah Kota Ambon, Kamis (12/6/2025). 

Laporan Jurnalis TribunAmbon.com, Novanda Halirat

AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Salah satu warga Kota Ambon, Febi Pattinama mengaku jijik ketika melintasi jalan rusak di Pasar Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon.

Pasalnya, di area tersebut terdapat banyak lubang jalan rusak yang menyebabkan banyak genangan air disertai becek.

"Saya sendiri mengakui sangat geli dan jijik ketika melewati jalan ini dengan genangan air yang seperti itu," kata Pattinama kepada TribunAmbon.com, Kamis (12/6/2025).

Dia juga mengaku prihatin dengan angkot-angkot yang melintasi jalan itu.

Khawatir dengan kerusakan pada bodi angkot akibat lubang jalan yang cukup banyak dan besar.

“Saya kalau melewati jalan ini sangat kasihan kepada angkot-angkot yang mereka harus melewati jalur ini, karena angkot itu turun naik, bunyi kerusakan pada badan angkot sangat prihatin,” ungkapnya.

Baca juga: Sopir Angkot Mahasiswa Merdeka Kota Ambon Demo Perbaikan Jalan Rusak di Pasar Batu Merah

Baca juga: Bak Kebun, Sopir Angkot Tanam Pohon Pisang hingga Singkong di Jalan Rusak Pasar Batu Merah Ambon

Menurut Pattinama, tindakan pemerintah tidak mampu dalam melihat permasalahan lapangan yang terjadi.

"Pemerintah jangan hanya duduk di dalam ruangan ber-AC dan dengar demo baru hanya melalui panggilan telepon terus berkoordinasi yang tidak tahu arahnya kemana," pungkasnya.

Diberitakan, sopir Angkot Mahasiswa Merdeka Kota Ambon berunjuk rasa di area Pasar Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon tepatnya di depan Bank Maluku Malut cabang Batu Merah, Kamis (12/6/2025).

Unjuk rasa itu menyusul kondisi jalan rusak di area tersebut yang tidak pernah diperbaiki pemerintah.

Pantai Namalatu sebagai titik kumpul massa aksi.

Aksi unjuk rasa ini kemudian berlangsung mulai pukul 10.30 WIT dan berakhir pada 11.30 WIT.(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved