Malteng Hari Ini
Festival Telaga Kodok Sediakan 40 Ribu Ketupat Gratis Bagi Pengunjung
Warga Dusun Telaga Kodok, Desa Hitu, Kecamatan Leihitu, Maluku Tengah menggelar Festival Telaga Kodok berlangsung di halaman masjid Al Fatah.
Penulis: Ummi Dalila Temarwut | Editor: Mesya Marasabessy
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Ummi Dalila Temarwut
AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Warga Dusun Telaga Kodok, Desa Hitu, Kecamatan Leihitu, Maluku Tengah menggelar Festival Telaga Kodok berlangsung di halaman masjid Al Fatah daerah setempat, Minggu (8/6/2025).
Festival ini digelar setiap tahun setelah perayaan Idul Adha dengan tema tahun ini yakni “Datang sebagai Tamu Pulang sebagai Keluarga dalam Bingkai Hidup Orang Bersaudara”.
Dalam festival ini, tersedia 47 stand yang berjejer di sepanjang Dusun Telaga Kodok dengan total 40 ribu ketupat gratis bagi pengunjung dan terbuka untuk umum.
Informasi itu disampaikan Ketua Panitia Festival Telaga Kodok, Sutomo Senger saat diwawancarai.
"Untuk total ketupat di tahun ini berjumlah 40 ribu di hitung dari setiap rumah dibebankan 50 ketupat dan ditambah oleh panitia. Jadi genapnya sekitar 80 buah dengan jumlah stand 47 dan dikalikan bisa mencapai 40 ribu ketupat," kata Sutomo.
Baca juga: Akses Jalan Utama di Kota Bula SBT Rusak Parah, Warga Resah, Minta Diperbaiki Secepatnya
Baca juga: Ternyata Rumah Warga Yang Terbawa Banjir, Satu Komplek dengan Wakil Bupati SBT
"Sesuai dengan tema datang sebagai tamu pulang sebagai keluarga ini agar lebih menjaga hubungan silaturahmi antar sesama umat,” imbuhnya.
Dia berharap, Festival serupa masih bisa digelar pada Idul Adha tahun depan dengan tema yang berbeda.
"Semoga tahun depan Insha Allah kita akan buatkan lagi mungkin dengan tema yang berbeda,” tandasnya.
Disamping itu, dari total 47 stand yang berjejer, salah satu stand Bernama Manja Manis memiliki keunikan tersendiri.
Pasalnya, stand itu menggunakan barang-barang yang ramah lingkungan untuk menaruh makanan-makanan yang disajikan kepada tamu.
Seperti wadah makanan yang dibuat dari anyaman daun kelapa, dan menggunakan bakul untuk menaruh ketupat.
“Iya kita bikin begini karena namanya juga Festival Ketupat jadi kita bikin bahan-bahan seperti tempat menaruh makanan dan baki tempat menaruh ketupat dengan mengunakan daun kelapa agar orang-orang makan enak dan sehat," terang pemilik stand Manja Manis, Ani.(*)
Habiskan Rp 1,5 Juta Pulang Pergi Negeri Hatuolo ke Pusat Kota Malteng, Ini Harapan KPN |
![]() |
---|
Paripurna DPRD Malteng, Qudus Tehuayo Buka-bukaan Sebut OPD Copy Paste Penetapan APBD |
![]() |
---|
Terima Demonstran, Ini Respon Sekda Malteng Soal Krisis Pelayanan Kesehatan RSUD Masohi |
![]() |
---|
Nota Perhitungan APBD Maluku Tengah Tahun 2024, Kontribusi PAD Capai Rp. 70,32 Miliar |
![]() |
---|
Nota Pertanggungjawaban APBD 2024, Pemda Malteng Klaim Penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.