Sabtu, 18 April 2026

Malteng Hari Ini

Terima Demonstran, Ini Respon Sekda Malteng Soal Krisis Pelayanan Kesehatan RSUD Masohi

‎Usai berorasi di pelataran Kantor Bupati Maluku Tengah, mereka akhirnya duduk bersama dengan Sekretaris Daerah Maluku Tengah. 

Silmi Suailo
DUDUK BERSAMA - Para demonstran GERAM duduk bersama dengan Sekretaris Daerah Maluku Tengah, Rakib Sahubawa, Kamis (28/8/2025). 

‎Laporan Jurnalis TribunAmbon.com, Silmi Sirati Suailo 

‎MASOHI,TRIBUNAMBON.COM - Sekretaris Daerah (Sekda) Maluku Tengah, Rakib Sahubawa menerima belasan demonstran yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Menggugat (GEMPAR), Kamis (28/8/2025).

‎Para demonstran ini menyuarakan krisis pelayanan kesehatan di RSUD Masohi, mereka menyampaikan sekurangnya empat tuntutan tuk Pemerintah Daerah (Pemda) Malteng. 

‎Usai berorasi di pelataran Kantor Bupati Maluku Tengah, mereka akhirnya duduk bersama dengan Sekretaris Daerah Maluku Tengah. 

‎Dalam pernyataannya, Sahubawa merespon tuntutan yang disampaikan. Kata dia, aksi yang dilakukan merupakan bentuk partisipasi untuk mengontrol dan mengawasi pelayanan publik, tentu tugas Pemda ialah menghadirkan pelayanan terbaik ke masyarakat.

‎Disampaikan, pelayanan RSUD menjadi pelayanan penting karena menjadi pusat rujukan dari Puskesmas. 

‎"Kondisi rumah sakit beberapa waktu lalu ada masalah, kita terus upaya perbaiki, kita lakukan pertemuan dengan rekan-rekan di rumah sakit," ujar Sahubawa.

Baca juga: Perkokoh Sinergi, Pangdam dan Kapolda Tegaskan Komitmen Jaga Stabilitas Keamanan


‎Selain itu, Sekda juga menuturkan bahwa status rumah sakit sudah dikembalikan, pasalnya sempat berada pada kelas C.

‎"Kita sedang berupaya lakukan pengadaan komputer agar klaim (BPJS) lebih cepat dan tidak manual, itu salah satu permintaan dari RSUD," ungkap Sekda. 

‎Dirinya juga menyoal soal rotasi petugas farmasi. Tentu bertujuan untuk menghindar dari diskriminasi serta untuk memberi pelayanan prima ke masyarakat. 

‎"Ini sangat luar biasa, tetap kita semangat mengawal pelayanan masyarakat. Tapi mohon maaf Bupati masih di luar daerah," tukasnya.

Baca juga: Raih Penghargaan MTA 2025, CEO Tribun Network Dahlan Dahi Dinobatkan sebagai Tokoh Media Berpengaruh


‎Ia juga mengulas, selain BPJS pusat, Pemda juga menyediakan PBJS masyarakat untuk mempermudah akses pelayanan kesehatan.

‎"Kemudian stok obat sudah mulai dipercepat, tidak boleh dipersulit. Ada keterlambatan klaim maka kami sediakan komputer tuk mempermudah, selain itu telah ada pembenahan tuk ketersediaan  tabung oksigen," jelas Sekda.

‎Lebih lanjut Sekda mengatakan, RSUD Masohi memiliki dokter dan fasilitas penunjang yang cukup baik dari rumah sakit di tingkat provinsi. 

‎"Standar rumah sakit di Maluku Tengah lebih baik dari provinsi, fasilitas dan dokternya cukup lengkap," pungkas Sahubawa.



‎Sekda menyadari banyak hal belum tuntas, maka dari itu upaya pembenahan ini butuh kontrol mahasiswa dengan kemampuan kritis secara objektif. 

‎"Dan sangat baik saya berterima kasih, OKP bukan hanya organisasi kepemudaan tapi mitra strategis Pemerintah Maluku Tengah. Kita harus saling mengawal, kita juga butuh kontrol. " imbuh Sekda. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved