Laporan Jurnalis TribunAmbon.com, Silmi Sirati Suailo
MASOHI,TRIBUNAMBON.COM - Gabungan Cipayung plus, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Djar Wattiheluw, dan Komunitas Pecinta Alam (KPA) menyeruduk Kantor Balai Taman Nasional (BTN) Manusela, Senin (26/5/2025).
Puluhan demonstran berasal dari PMII Komisariat Unidjar, HMI Komisariat Unidjar, BEM Unidjar, KPA Kompas (Komunitas Pecinta Alam Seram), dan KPA Kansas (komunitas Anak Sadar alam Semesta).
Mereka mengecam kelalaian BTN Manusela pada saat pencarian Firdaus Ahmad Fauji.
Baca juga: Pertanyakan SOP Evakuasi Firdaus, Pecinta Alam Maluku Tengah Seruduk Kantor BTN Manusela
Baca juga: Telkomsel Rayakan Ulang Tahun ke-30: Mantap Melayani dan Majukan Indonesia Emas dari Maluku
Berikut poin tuntutan Aliansi Pendemo:
1. Kami meminta kepada pihak DPRD dan Kementerian LHK untuk mencopot kepala Balai taman nasional manusela dalam batas waktu kurang dari seminggu.
2. Kami meminta kepada DPRD melakukan evaluasi kinerja balai taman Nasional Manusela
3. Kami meminta DPRD melakukan Transpansi anggaran Keuangan Balai Taman Nasional Manusela.
4. Kami meminta DPRD melakukan proses Hukum terhadap Kepala Balai Taman Nasional Manusela karena melakukan pembohongan Public dan Pembiaran unsur Kejahatan.
5. Kepala Balai Taman Nasional Manusela Segera Melakukan Pembayaran Asuransi Kematian Kepada Keluarga Korban. (*)