Senin, 8 Juni 2026

Penelantaran Anak

Vento Batfutu Laporkan Anak Kandung Atas Dugaan Pencemaran Nama Baik di Media Sosial

Vento mengambil langkah mengejutkan dengan melaporkan anak kandungnya sendiri, Pingkan, ke ranah hukum. 

Tayang:
TribunAmbon.com/jenderal
PENCEMARAN NAMA BAIK - Produser musik ternama di Maluku, Vento Batfutu melaporkan anak kandungnya sendiri, Pingkan atas pencemaran nama baik melalui media sosial, Selasa (13/5/2025). 

"Apakah fair (adil) ketika saya satu dua bulan mengabaikan lalu selama berapa tahun itu saya melayani anak-anak lalu Asteria menuduh saya ini tidak menafkahi anak-anak. Dia (Asteria) lari tanpa kabar selama beberapa tahun saya yang layani anak. Semua ada buktinya," paparnya.

Tak hanya melaporkan Pingkan, Vento juga memastikan telah melaporkan balik Asteria atas dugaan penelantaran anak. 

"Saya laporkan balik Asteria dengan dugaan penelantaran anak," cetusnya.

Dengan keyakinan penuh, Vento menyatakan bahwa langkah hukum ini diambil bukan tanpa alasan.

Ia merasa berada di pihak yang benar dan memiliki bukti-bukti yang tak terbantahkan. 

"Kita tidak mungkin melapor balik kalau kita merasa di posisi yang lemah. Jadi kenapa kami melapor karena kami tahu kami berada di posisi yang benar dan kami melampirkan bukti-bukti yang jelas," katanya.

Vento pun menunjukkan kesiapannya untuk menghadapi segala kemungkinan, termasuk jika kasus ini berlanjut ke meja hijau. 

"Kalau memang masalah ini sampai di persidangan ya kami jalani saja, karena konsekuensinya memang begitu," tegasnya.

Menurut pengakuan Vento, pencemaran nama baik yang diduga dilakukan Pingkan terjadi melalui unggahan di akun media sosial Facebook dan TikTok milik sang anak. 

"Saya sudah lampirkan bukti-buktinya," pungkasnya.

Terpisah dari itu, Pingkan mengaku kecewa dan sangat terpukul atas pelaporan oleh ayah kandungnya.

“Saya sebagai anak kandung yang dulu paling dekat dengan beliau merasa sangat kecewa atas sikap beliau yang memilih untuk melaporkan saya atas nama pencemaran nama baik,” ujarnya saat dihubungi TribunAmbon.com, Rabu (14/5/2025).

Lebih lanjut, Pingkan mengungkapkan perasaan sakit hati atas perlakuan yang dirasakannya dan saudara-saudaranya. 

"Saya sebagai seorang anak saya merasa seperti sudah dibenci beliau, tentu sangat sakit hati ketika kasih sayang yang seharusnya kami dapat malah terbagi. Beliau sendiri sangat jarang menunjukan afeksi kasih sayang kepada kami bertiga,” tuturnya dengan suara lirih.

Menurut Pingkan, unggahannya di media sosial yang diduga menjadi dasar pelaporan pencemaran nama baik tersebut merupakan ungkapan jujur dari isi hatinya dan adik-adiknya.

“Unggahan di sosial media adalah suara hati saya dan adik-adik saya. Saya sedih melihat adik-adik saya menangis atas perilaku ayah saya yang menelantarkan mereka. Saya tidak pernah mau memberikan tuduhan palsu dan kata-kata yang tidak pantas mengenai ayah saya di sosial media,” jelas Pingkan.(*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved