Kamis, 30 April 2026

Maluku Hari ini

Bentrokan Marak Terjadi, Wakil Wali Kota Tual Minta Masyarakat Perkuat Toleransi 

Wali Kota Tual menekankan pentingnya peran aktif seluruh warga dalam menjaga keharmonisan terutama hubungan antarwarga serta antar umat beragama.

Tayang:
Tribunambon/vera
Pemkot Tual: Wakil Walikota Tual Amir Rumra saat diwawancarai TribunAmbon.com, Senin (7/4/2025)/ Megarivera Renyaan 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Megarivera Renyaan

LANGGUR, TRIBUNAMBON.COM - Wakil Wali Kota Tual Amir Rumra, meminta masyarakat di wilayahnya untuk terus perkuat toleransi.

Hal tersebut dikemukakan, menyikapi sejumlah bentrokan yang marak terjadi di beberapa lokasi di Maluku belakangan ini.

Dalam pernyataannya, Senin (7/4/2025) Wakil Wali Kota Tual menekankan pentingnya peran aktif seluruh warga dalam menjaga keharmonisan, terutama hubungan antarwarga serta antar umat beragama di Kota Tual yang selama ini berjalan kondusif.

"Untuk masyarakat Kota Tual yang berada di 27 Ohoi, 13 Dusun dan 5 Kecamatan, mari kita menjaga kondisi Keamanan dan Tertib Masyarakat di lingkungan kita masing-masing," ungkapnya.

Menurut Rumra, selama ini kondisi Kamtibmas di Kota Tual Kondusif dan terjaga dengan baik berkat kesadaran dari masyarakat yang begitu menghargai perbedaan dan kearifan lokal budaya ain ni ain.

Baca juga: Redam Isu Provokatif, Makan Patita Bertajuk Salam Sarane Digelar di Negeri Pasahari

Baca juga: Redam Isu Provokatif, Makan Patita Bertajuk Salam Sarane Digelar di Negeri Pasahari

"Kita mengharapkan kondisi seperti ini tetap dijaga, karena merupakan kunci pembangunan suatu daerah," ujar Rumra.

Rumra juga mengajak seluruh elemen masyarakat lintas agama berperan aktif dalam menjaga stabilitas keamanan di Kota bertajuk Marren ini.

"Saya mengajak seluruh masyarakat untuk tetap menjaga toleransi dan menjalin kerukunan antar umat beragama," tegasnya.

Ia juga menyoroti maraknya penyebaran informasi palsu atau hoaks yang dapat memicu keresahan dan konflik di tengah masyarakat. 

"Kami minta warga bijak dalam menyikapi informasi yang beredar. Jangan mudah terprovokasi kabar yang belum tentu dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya," pungkasnya.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved