Bentrok di Serut
Gubernur Maluku Sesalkan Pertikaian Antar Kelompok Masyarakat di Seram Utara, Ini Harapannya
Gubernur Lewerissa mengimbau warga di desa yang bertikai untuk menahan diri dan tidak terprovokasi oleh pihak mana pun.
Penulis: Jenderal Louis MR | Editor: Ode Alfin Risanto
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Jenderal Louis
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, menyampaikan keprihatinannya atas terjadinya pertikaian antar kelompok masyarakat di Desa Sawai, Rumaholat, dan Masohulan, Kecamatan Seram Utara, Kabupaten Maluku Tengah.
Pertikaian tersebut mengakibatkan jatuhnya korban jiwa, korban luka-luka, dan kerugian harta benda.
"Saya menyesalkan terjadinya peristiwa pertikaian antar kelompok masyarakat di wilayah tersebut yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa, korban luka-luka, dan kerugian harta benda," ungkap Gubernur Lewerissa dalam video konferensinya, Jumat (4/4/2025).
Dalam pernyataannya, Gubernur Lewerissa mengimbau warga di ketiga desa tersebut untuk menahan diri dan tidak terprovokasi oleh pihak mana pun yang bertujuan memperkeruh situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
Ia meminta warga untuk mempercayakan penanganan situasi kepada aparat keamanan, TNI, dan Polri.
"Mari kita mempercayakan aparatur keamanan, TNI, dan Polri untuk mengambil semua langkah yang dipandang perlu guna memulihkan dengan segera situasi Kamtibmas," katanya.
Gubernur Lewerissa juga meminta peran aktif dari tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh pemuda untuk membantu memulihkan situasi agar kembali kondusif.
Ia menegaskan bahwa TNI dan Polri harus segera memulihkan situasi Kamtibmas sesuai dengan aturan hukum yang berlaku.
"Saya meminta TNI Polri agar segera memulihkan situasi Kamtibmas sesuai dengan aturan hukum yang berlaku," tegasnya.
Pemerintah Provinsi Maluku, kata Gubernur Lewerissa, akan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah untuk menangani para korban luka-luka dan korban meninggal dunia dengan baik dan cepat.
"Saya akan senantiasa berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah, agar segera menangani dengan baik dan cepat para korban luka-luka dan yang meninggal dunia," harapnya.
Baca juga: Cegah Konflik Meluas, Polda Maluku Kirim 58 Personel Tambahan ke Seram Utara - Malteng
Baca juga: Ketua Sinode GPM Soroti Aktor Intelektual Pada Bentrok di Salahutu dan Seram Utara
Gubernur Lewerissa menyampaikan imbauan terbuka kepada seluruh masyarakat Maluku, khususnya warga di tiga desa yang berkonflik, untuk menjaga perdamaian.
"Ini adalah imbauan terbuka dari saya kepada seluruh masyarakat di Maluku pada umumnya dan terkhususnya bagi saudara-saudara saya di tiga daerah tersebut. Kiranya Tuhan Yang Maha Kuasa, Allah SWT menolong kita semua," imbaunya.
Pemerintah Provinsi Maluku dan aparat keamanan terus berupaya untuk meredakan ketegangan dan memulihkan situasi di wilayah tersebut.(*)
| Temui Warga Terdampak Konflik Seram Utara, Bupati Malteng Serahkan Sejumlah Bantuan |
|
|---|
| Update Sidang Konflik Seram Utara, Pekan Depan Saksi dari Penuntut Umum Diperiksa di PN Ambon |
|
|---|
| Ujian Sekolah SMPN 55 Malteng Berlangsung di 2 Lokasi, Dampak Bentrok Seram Utara |
|
|---|
| Pasca Bentrok Seram Utara, Hasan Alkatiri Desak Pemda Mediasi Semua Tokoh Serut |
|
|---|
| Gugur Saat Bentrok di Seram Utara, Keluarga Apida Anumerta Husni Dapat Santunan Rp 553 Juta |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/Benteok1.jpg)