Sabtu, 9 Mei 2026

Ramadan 2025

3.200 Personel Gabungan Siaga Amankan Lebaran di Maluku, Kapolda Ingatkan Pentingnya Pelampung

Sebanyak 3.200 personel gabungan dari Polri, TNI, dan Satpol PP dikerahkan untuk menjaga ketertiban di seluruh wilayah Maluku

Tayang:
Penulis: Jenderal Louis MR | Editor: Fandi Wattimena
Humas Polda Maluku
JELANG MUDIK - Kapolda Maluku, Irjen Pol. Drs. Eddy Sumitro Tambunan saat memimpin apel gelar pasukan Operasi Ketupat Salawaku 2025. Sebanyak 3.200 personel gabungan dari Polri, TNI, dan Satpol PP dikerahkan untuk menjaga ketertiban di seluruh wilayah Maluku, Kamis (20/3/2025). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Jenderal Louis

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Polda Maluku resmi menggelar Operasi Ketupat Salawaku 2025 untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat selama perayaan Idul Fitri 1446 Hijriah.

Sebanyak 3.200 personel gabungan dari Polri, TNI, dan Satpol PP dikerahkan untuk menjaga ketertiban di seluruh wilayah Maluku.

Apel gelar pasukan yang dipimpin langsung oleh Kapolda Maluku, Irjen Pol. Drs. Eddy Sumitro Tambunan, menandai dimulainya operasi ini. 

Ribuan personel tersebut akan ditempatkan di berbagai Pos Pengamanan, Pos Pelayanan, dan Pos Terpadu yang tersebar di seluruh Maluku.

"Kami mengerahkan sekitar 3.200 personel, dibantu oleh rekan-rekan TNI dan Satpol PP. Jumlah pos yang kami siapkan ada sekitar seribuan, terdiri dari pos keamanan, pelayanan, dan pos terpadu," ungkap Kapolda usai apel gelar pasukan di Lapangan Letkol Pol (Purn) Chr. Tahapary, Tantui, Kota Ambon, Kamis (20/3/2025).

Kapolda juga menekankan pentingnya kerjasama lintas sektoral dalam pengamanan Lebaran. 

Rapat Koordinasi Lintas Sektoral tingkat provinsi telah dilaksanakan sebelumnya untuk memastikan semua pihak terkait siap siaga.

"Semua stakeholder membantu kami dalam pengamanan Idul Fitri 1446 Hijriah," tambahnya.

Baca juga: Jembatan Darurat di Jalan Lintas Bula - Airnanang, Pengendara Sebut Tak Layak dan Minta Diperbaiki

Baca juga: Rumah Muda Anti Korupsi Desak KPU SBT Lunasi Gaji PPS di 189 Desa

Mengingat karakteristik geografis Maluku yang didominasi oleh perairan, Kapolda memberikan perhatian khusus pada keselamatan transportasi laut. 

Ia mengimbau masyarakat untuk tidak menumpuk di dermaga dan selalu memastikan ketersediaan pelampung saat berlayar.

"Masyarakat jangan menumpuk di dermaga. Kita tidak tahu umur dermaga berapa tahun dan kekuatannya. Saya minta masyarakat agar masuk dermaga secara bergilirian. Jangan rebutan," tegasnya.

"Kalau naik kapal laut, pastikan pelampung ada di dekat masyarakat. Kalau tidak ada, tanyakan kepada petugas. Pelaku pelayaran yang tidak menyediakan pelampung sesuai jumlah penumpang akan kami tindak," lanjut Kapolda.

Selain itu, Kapolda juga mengimbau masyarakat, terutama para remaja, untuk tidak melakukan kegiatan yang dapat mengganggu ketertiban umum selama bulan Ramadan dan menjelang sahur.

"Apalagi menjelang sahur anak-anak banyak melakukan kegiatan, tolong jangan melakukan kegiatan yang tidak diinginkan, karena akan mengganggu masyarakat sekitarnya," ajaknya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved