Rabu, 8 April 2026

Maluku Terkini

Ini Penyebab Ratusan Alumni IAIN Ambon Belum Terima Ijazah

Mulai dari riwayat studi Kartu Rencana Studi (KRS) dan Kartu Hasil Studi (KHS), Nomor Induk Mahasiswa (NIM), hingga pemberkasan di Program Studi

|
Penulis: Haliyudin Ulima | Editor: Fandi Wattimena
Haliyudin Ulima
IAIN AMBON - Kampus Institut Agama Islam Negeri Ambon, Jl. Dr. H. Tarmizi Taher, Desa Batu Merah, Kecaman Sirimau, Kota Ambon, Maluku, Jumat (21/2/2025). Ratusan Alumni IAIN Ambon Belum terima Ijazah. 

Laporan Wartawan Tribunambon.com, Haliyudin Ulima 

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Pangkalan data Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ambon tengah mengajukan ratusan data ke Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti) untuk disetujui.

Pengajuan dilakukan menyusul pemberkasan yang dimasukan mahasiswa dianggap bermasalah.

Mulai dari riwayat studi Kartu Rencana Studi (KRS) dan Kartu Hasil Studi (KHS), Nomor Induk Mahasiswa (NIM), hingga pemberkasan di Program Studi (Prodi) maupun Fakultas.

Pangkalan data Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ambon mencatat sebanyak 366 alumni dianggap bermasalah pada saat pengajuan data.

Diantaranya, 251 data telah disetujui Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti) pusat dan 115 data lainnya hingga belum disetujui.

"Ini sekarang katong (kami) sudah ajukan untuk perbaikan dari tanggal 21 Juli 2023 tapi sampai hari ini belum disetujui dari operator pusat," ujar Buyung, salah satu staf pangkalan data saat diwawancarai Tribunambon.com di ruang kerjanya, Jumat (21/2/2025).

Baca juga: 102 Pembalap Ikuti Nusa Apono Road Race Championship Series 2025

Baca juga: Dampak Efisiensi Anggaran, Sejumlah Karyawan IAIN Ambon Dirumahkan

Kata dia, data-data tersebut telah diperbaiki dan telah dilakukan pengajuan, pihaknya pun tak bisa berbuat banyak.

"Datanya sudah diperbaiki, tinggal disetujui saja, kami juga tidak bisa bikin apa-apa karena yang menyetujui itu operator pusat," jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, ratusan alumni Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ambon dilaporkan belum mendapatkan ijazah hingga kini. 

Hal ini membuat mereka kesulitan melamar pekerjaan.

Salah satu alumni Fakultas Syariah yang enggan disebutkan namanya turut mengeluh kejadian serupa.

Pasalnya, saat hendak melamar pekerjaan baik swasta maupun ASN, dirinya harus mengurungkan niat lantaran Ijazah yang belum diberikan sejak lulus dua tahun lalu.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved