Rabu, 8 April 2026

Maluku Terkini

Dampak Efisiensi Anggaran, Sejumlah Karyawan IAIN Ambon Dirumahkan

Menurut Rektor IAIN Ambon, Abidin Wakano, keputusan itu terpaksa diambil menyusul kebijakan efisiensi pemerintahan Presiden Prabowo. 

Penulis: Mesya Marasabessy | Editor: Fandi Wattimena
Istimewa
EFISIENSI ANGGARAN - Rektor IAIN Ambon, Abidin Wakano saat diwawancarai terkait dampak efisiensi anggaran di ruang kerjanya, Selasa (18/2/2025). Katanya, sejumlah karyawan IAIN Ambon terpaksa dirumahkan karena dampak efisiensi anggaran. 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Mesya Marasabessy

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Sejumlah karyawan di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ambon terpaksa dirumahkan.

Menurut Rektor IAIN Ambon, Abidin Wakano, keputusan itu terpaksa diambil menyusul kebijakan efisiensi pemerintahan Presiden Prabowo. 

Meski tak disebutkan berapa banyak yang dirumahkan, namun mereka yang terdampak merupakan tenaga non-akademik.

Seperti tenaga kebersihan (cleaning service), keamanan (security), dan pegawai honorer. 

“Ya, mereka sedang dalam pembahasan untuk dirumahkan karena dampak dari efisiensi anggaran ini,” kata Abidin di ruang kerjanya, Selasa (18/2/2025).

Baca juga: PT. Waragonda Bantah Tudingan Pengrusakan Sasi Adat

Baca juga: Tanggapi Demo Mahasiswa Terkait Kasus Mauren Vivian, Dirkrimsus: Percayakan Kami

Meski begitu, dia mengaku beberapa dari mereka tetap akan dipertahankan untuk memastikan kelancaran operasional kampus.

"Prinsipnya, efisiensi ini menjadi tantangan bagi kami. Kami akan berupaya lebih hemat dan efektif dalam memanfaatkan sumber daya yang ada. Dengan kesiapan yang sudah dilakukan, kami menyambut tantangan ini dengan bekerja lebih efisien dan kreatif," tuturnya.

Lanjutnya, total anggaran yang masuk dalam efisiensi ini sebesar Rp14,4 miliar sebagai tindak lanjut dari surat edaran Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia (RI).

“Awalnya efisiensi yang ditetapkan sebesar Rp12 miliar, namun kemudian bertambah Rp2,4 miliar sehingga menjadi total Rp14,4 miliar,” ucapnya.

Ia mengatakan, meskipun harus melakukan penyesuaian, pihak kampus memastikan bahwa seluruh proses akademik tetap berjalan normal tanpa mengganggu kegiatan perkuliahan.

Pihak kampus juga sudah merevisi anggaran sesuai dengan instruksi Direktorat Pendidikan Islam (Pendis) Kementerian Agama. 

Revisi anggaran tersebut juga telah disampaikan kepada Pendis untuk mendapatkan persetujuan lebih lanjut.

"Walaupun efisiensi sudah kami lakukan, semua proses administrasi tetap berjalan, termasuk sosialisasi penerimaan mahasiswa baru. Saat ini mahasiswa masih dalam masa libur, namun minggu depan mereka akan kembali untuk memulai semester baru dengan jadwal perkuliahan yang sudah siap," ujarnya. 

Ia juga menegaskan bahwa efisiensi anggaran ini tidak akan berdampak pada proses pembelajaran. 

Seluruh kegiatan akademik akan tetap berlangsung seperti biasa tanpa ada pengurangan kualitas layanan pendidikan. (*) 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved