Minggu, 19 April 2026

Angin Kencang di SBT

Angin Kencang Terjang Rumah Warga di SBT, 2 Anak Tewas Tertimpa Beton

Insiden angin kencang yang melanda Desa Lahema, Kecamatan Wakate, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) mengakibatkan dua korban jiwa. 

Penulis: Haliyudin Ulima | Editor: Tanita Pattiasina
Ist
ANGIN KENCANG - Nyong Ali Rumau dan Wahaji Rumakamar dinyatakan meninggal dunia tertimpa beton pasca angin kencang melanda Desa Lahema, Kecamatan Wakate, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Maluku, Sabtu (8/2/2025). Kejadian itu bermula saat ketiga anak tersebut tengah bermain didekat pantai, saat angin kencang tiba. 

Laporan Wartawan Tribunambon.com, Haliyudin Ulima 

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Peristiwa angin kencang yang melanda Desa Lahema, Kecamatan Wakate, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) mengakibatkan dua korban jiwa. 

Keduanya yakni Nyong Ali Rumau dan Wahaji Rumakamar yang masih duduk di bangku Taman Kanak-kanak (TK).

Peristiwa tersebut diketahui terjadi sekitar pukul 14.00 WIT, Sabtu (8/2/2025).

Sedikitnya, tiga anak menjadi korban peristiwa ini.

Dua diantaranya meninggal dunia tanpa bantuan medis, sementara satunya Ajuar Rumaday mengalami luka serius. 

Hal itu disampaikan Faris Keltubuk salah satu warga setempat ketika diwawancarai Tribunambon.com, Senin (10/2/2025).

Baca juga: Tiga Anggota Polresta Ambon Dipecat karena Langgar Kode Etik

Baca juga: Unit Media dari Australia Latih Puluhan Jurnalis dari Berbagai Daerah di Indonesia Termasuk Maluku

"Tiga korban, dua meninggal dunia, dan satu lagi mengalami luka serius di bagian kepala karena tertimpa dinding rumah dari batu bata," ujarnya.

Kejadian itu bermula saat ketiga anak tersebut tengah bermain didekat pantai, saat angin kencang tiba.

"Pada saat kejadiannya itu, ketiga anak itu ada main di pantai dekat rumah yang rusak, saat angin datang warga berteriak minta tolong, namum saat dihampiri, dua diantaranya sudah tidak berdaya, satu saja yang diselamatkan," jelasnya.

Hal itu semakin diperparah dengan minimnya fasilitas layanan kesehatan di kawasan mereka.

"Puskesmas disini seng (tidak) ada, jadi saat kejadian itu tidak ada perawatan medis," tambahanya.

Lebih lanjut dijelaskan, akses kesehatan hanya bisa nikmati di kust kecamatan, itupun harus menggunakan transportasi laut.

"Kami disini belum memiliki Puskesmas, sehingga masyarakat yang sakit parah harus menempuh perjalanan laut ke pusat kecamatan kalau kondis cuaca bagus," ungkapnya. 

ANGIN KENCANG - Kondisi Balai Desa Lahema, Kecamatan Wakate, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), pasca diterjang angin kencang, Sabtu (8/2/2025) siang. Sedikitnya, tiga ruma rumah mengalami kerusakan parah, beberapa atap rumah warga di dekat pesisir pantai bahkan ikut terlepas akibat kondisi angin kencang.
ANGIN KENCANG - Kondisi Balai Desa Lahema, Kecamatan Wakate, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), pasca diterjang angin kencang, Sabtu (8/2/2025) siang. Sedikitnya, tiga ruma rumah mengalami kerusakan parah, beberapa atap rumah warga di dekat pesisir pantai bahkan ikut terlepas akibat kondisi angin kencang. (Ist)

Selain menelan korban jiwa, angin kencang juga membuat tiga rumah warga mengalami kerusakan yang terbilang parah. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved