Sampah Kembali Menumpuk di Ahuru – Arbes Ambon

Sampah kembali menumpuk di kawasan Ahuru - Arbes Jalan Dr. Wem Tahupeiory, Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Jumat (7/2/2025).

|
Penulis: Haliyudin Ulima | Editor: Tanita Pattiasina
Haliyudin Ulima
SAMPAH ARBES- Sampah menumpuk di kawasan Ahuru - Arbes Jalan Dr. Wem Tahupeiory, Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Jumat (7/2/2025). Padahal, tumpukan sampah itu baru di bersihkan petugas Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan (DLHP) kota Ambon, pada Rabu (15/1/2025) lalu. 

Laporan Wartawan Tribunambon.com, Haliyudin Ulima 

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Sampah kembali menumpuk di kawasan Ahuru - Arbes Jalan Dr. Wem Tahupeiory, Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Jumat (7/2/2025).

Padahal, tumpukan sampah itu baru di bersihkan petugas Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan (DLHP) kota Ambon, pada Rabu (15/1/2025) lalu.

Pantauan Tribunambon.com di lokasi pukul 12.45 WIT,  tumpukan sampah mulai meluber ke badan jalan hingga berjatuhan ke sungai.

Panjangnya mencapai 138 meter jika dihitung menggunakan Google Maps.

Para pengendara roda dua yang melintasi wilayah itu beberapa kali harus menutup hidung lantaran bau sampah menyengat.

Baca juga: Sampah di Kawasan Ahuru Dibersihkan, Warga Turut Senang

Baca juga: Tak Punya Bak Sampah, Warga Amalatu Jadikan Sungai Arbes Sebagai Tempat Membuang Sampah

Area tersebut kini tak bisa dilewati dari arah berlawanan sebab kondisi jalan yang mulai menyempit lantaran sampah.

Selain itu, jenis serangga limba pun mengerumuni berbagai jenis sampah.

Sri Rahayaan warga sekitar mengaku, kawasan tersebut baru dibersihkan beberapa minggu keamrin.

"Ini belum sampai satu bulan, baru berapa minggu baru-baru ini petugas kasi bersih, tapi sudah ful lagi," ujarnya saat diwawancarai Tribunambon.com.

Dia yang rumahnya paling dekat dengan kawasan itu harus menerima resiko dari ancaman keberadaan sampah itu.  

"Mau bikin bagaimana lagi, Katong (kami) terima saja, seng mungkin mau pigi kasi tinggal tempat ini juga," cetusnya.

Senada dengan itu, Ismawan (34) saat melintasi kawasan itu juga resah, sebab volume sampah yang meningkat begitu cepat.

"Disini mungkin larena orang banyak yang buang, jadi sampah cepat banyak begini," ujarnya.

Saat ditanyakan mengenai harapannya, Ismawan tak berbicara banyak, sebab menurutnya sampah butuh kesadaran warga.

"Percuma saja, sampah ini bukan cuman tanggung jawab pemerintah, tapi kesadaran warga juga," tutupnya. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved