Evakuasi Dramatis WN Filipina dari Kapal True Crusaider di Perairan Bula - Seram Bagian Timur
k Lecelakaan kerja terjadi di kapal True Crusaider di perairan Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur, Kamis (6/2/2025).
Penulis: Jenderal Louis MR | Editor: Tanita Pattiasina
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Jenderal Louis
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Sebuah operasi penyelamatan dramatis berhasil dilakukan oleh Tim SAR gabungan setelah menerima laporan kecelakaan kerja di kapal True Crusaider di perairan Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur, Kamis (6/2/2025).
Kepala Basarnas Ambon, Muhammad Arafah menjelaskan insiden ini terjadi pada 5 Februari 2025 pukul 10.15 WIT di koordinat 2°56’44.03″S – 130°48’39.78″E, sekitar 21 nautical mile (NM) arah timur laut dari Unit Siaga SAR Bula.
Informasi mengenai kejadian ini diterima oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Ambon pada tanggal 6 Februari 2025 pukul 00.51 WIT.
Korban dalam kejadian ini adalah seorang laki-laki bernama Carlito C. Ceballos, berusia 56 tahun, berkebangsaan Filipina.
Baca juga: Pelantikan Raja Pelauw Upu Latu Nusa Barakate Dihadiri Gubernur Terpilih hingga Gandong Titawae
Baca juga: DPRD Ambon Minta Dishub Prioritas Gejolak Protes Sopir Angkot Soal Jalur
"Informasi mengenai kecelakaan ini pertama kali disampaikan oleh Italian Coast Guard Headquarters kepada BCC Basarnas Pusat, yang kemudian diteruskan ke Kantor SAR Ambon," ungkapnya.
Proses evakuasi korban melibatkan koordinasi antara pihak kapal dan tim SAR untuk menentukan titik intercept.
Pada pukul 06.00 WIT, Tim Rescue Unit Siaga SAR Bula dengan menggunakan RIB 06 USS Bula bergerak menuju lokasi intercept di koordinat 3° 3'12.04"S - 130°30'37.76"E.
Lokasi ini berjarak sekitar 3 nautical miles dari dermaga Bula.
Pada pukul 07.00 WIT, tim SAR tiba di lokasi koordinat Medivac evacuation dan berhasil mengevakuasi korban dalam keadaan selamat pada pukul 07.24 WIT.
Korban kemudian dibawa menuju pelabuhan Bula dan tiba pada pukul 07.48 WIT.
Setelah tiba di pelabuhan, korban diserahkan kepada pihak medis untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
"Korban tiba di Pelabuhan Bula dan langsung diserahkan ke tim medis untuk mendapatkan perawatan lanjutan,” kata Arafah.
Operasi SAR ini melibatkan berbagai pihak, antara lain Kantor Pencarian dan Pertolongan Ambon, Unit Siaga SAR Bula, dan Kesehatan Pelabuhan Bula.
Selain RIB 06 USS Bula, peralatan yang digunakan dalam operasi ini antara lain Ambulance RSUD Bula dan Rescue CAR Type I.
Dengan keberhasilan evakuasi korban, operasi SAR ini dinyatakan ditutup dengan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.