59.100 Orang Nganggur di Maluku
Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Maluku mencatat ada 59.100 orang pengangguran di Maluku per Agustus 2024.
Penulis: Tanita Pattiasina | Editor: Tanita Pattiasina
TRIBUNAMBON.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Maluku mencatat ada 59.100 orang pengangguran di Maluku per Agustus 2024.
Jumlah tersebut berdasarkan hasil Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Agustus 2024.
Kepala BPS Maluku, Maritje Pattiwaellapia dalam rilis, yang dikutip TribunAmbon.com, Minggu (10/11/2024) mengungkapkan, komposisi angkatan kerja pada Agustus 2024 terdiri dari 907.713 orang penduduk yang bekerja dan 59.100 orang pengangguran.
“Apabila dibandingkan Agustus 2023, jumlah angkatan kerja meningkat sebanyak 56.055 orang, penduduk bekerja bertambah sebanyak 54.459 orang. dan pengangguran bertambah sebanyak 1.596 orang,” kata Pattiwaelapia.
Meski demikian, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Provinsi Maluku mengalami penurunan sebesar 6,11 persen.
Jumlah tersebut turun sebesar 0,20 persen dibandingkan pada Agustus 2023 lalu.
Baca juga: Waspada! Jalan Rusak di Tanjakan Pinput Ambon Bahayakan Pengendara, Pernah Makan Korban Jiwa
Baca juga: Update Terkini Harga Bahan Kue di Kota Ambon, Relatif Stabil Pertengahan November Ini
“Hal ini berarti dari 100 orang angkatan kerja, terdapat sekitar enam orang penganggur,” tambahnya.
Lanjutnya, jika dibedakan berdasarkan jenis kelamin maka TPT perempuan lebih besar dibanding laki-laki.
Dimana, TPT perempuan sebesar 6,20 persen, sedangkan TPT laki-laki yang sebesar 6,05 persen.
Namun, TPT perempuan mengalami penurunan sebesar 0,93 persen poin sedangkan TPT laki-laki mengalami kenaikan sebesar 0,30 persen poin jika dibandingkan Agustus 2023.

Sementara itu, penduduk yang bekerja di Maluku saat ini mencapai sebanyak 907.713 orang, naik sebanyak 54.459 orang dari Agustus 2023.
Lapangan pekerjaan yang mengalami peningkatan terbesar adalah kategori Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan sebesar 18.738 orang.
“Sebanyak 590.337 orang atau 65,04 persen bekerja pada kegiatan informal, turun 0,39 persen poin dibanding Agustus 2023,” tandasnya.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.