Ambon Hari Ini

Miris! Kantor PUPR Kota Ambon Tidak Dilengkapi Kamera Pengawas CCTV

Kota Ambon digadang-gadang menuju Smart City nyatanya masih terlalu jauh.

TribunAmbon.com/ Jenderal Louis
Tampak depan kantor PUPR Kota Ambon yang berlokasi di jalan Yan Paays, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Kamis (17/10/2024). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Jenderal Louis

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Kota Ambon digadang-gadang menuju Smart City nyatanya masih terlalu jauh.

Pasalnya, salah satu indikator ialah peningkatan kualitas pelayanan terkhususnya di Kantor Pemerintahan.

Peningkatan kualitas dan transparansi dalam pelayanan publik dapat dipantau jika kawasan perkantoran dilengkapi dengan CCTV.

Selain itu, surveillance atau pengawasan menjadi bagian penting dalam sistem pengamanan terutama pengawasan visual melalui video dengan Closed-Circuit Television (CCTV).

Baca juga: Sekretaris Dinas PUPR Kota Ambon Bantah Anak Buahnya Pukuli Siswa SMA Negeri 2

CCTV juga berperan sebagai instrumen pelindung, investigasi hingga pelengkap keseharian.

Hal itu terbukti saat insiden tawuran antara siswa SMA Negeri 2 Ambon dengan SMK Negeri 4 Ambon yang terjadi di depan Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

Lantaran tidak memiliki fasilitas kamera pengawas atau CCTV, sehingga penyebab awal tawuran tidak dapat dibuktikan secara independen.

Hal itu pun dibenarkan Sekretaris Dinas PUPR Kota Ambon, Yeri Matulessy, saat diwawancarai TribunAmbon.com, Jumat (18/10/2024) lalu.

"Kondisi di sini kan kita tidak ada CCTV. Dinas PUPR tidak ada CCTV," kata Matulessy saat ditemui di ruang kerjanya.

Keterbatasan kamera pengawas itu juga menjadi polemik ketika para pihak saling mengklaim kebenaran atas insiden tersebut.

Matulessy membantah keterlibatan anak buahnya dalam tawuran antar siswa.

Sedangkan, Guru SMA Negeri 2 Ambon, Seisar Makailipessy mengaku dia didorong oleh sejumlah pegawai saat kericuhan terjadi di depan Kantor PUPR Ambon.

Hal itu terjadi saat dirinya bersikeras mengejar pelaku berbaju hijau yang dilaporkan memukuli siswanya sebelum masuk dan bersembunyi di dalam gedung kantor PUPR.

Menurutnya jika pelaku bukan pegawai atau bagian dari Dinas PUPR Kota Ambon, lantas mengapa dia bisa bersembunyi di gedung kantor.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved