Kebakaran di Tulehu
Keluarga Minta Kepolisian Usut Tuntas Penyebab Kebakaran di Tulehu
Penyebab kebakaran satu unit rumah di Negeri Tulehu, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah masih menjadi misteri.
Penulis: Jenderal Louis MR | Editor: Salama Picalouhata
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Jenderal Louis
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Penyebab kebakaran satu unit rumah di Negeri Tulehu, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah masih menjadi misteri.
Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 14.40 WIT, Sabtu (12/10/2024) menghanguskan satu unit rumah, satu unit motor RX King, satu unit kulkas, satu unit TV 43 inch serta surat-surat berharga pemilik rumah.
Meski tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, namun hingga kini penyebab pasti kebakaran belum terungkap.
Kepada TribunAmbon.com, salah satu penghuni rumah, Isna Marasabessy (37) meminta agar Kepolisian segera melakukan investigasi.
Baca juga: Sebuah Rumah di Tulehu - Maluku Tengah Terbakar, Penyebab Kebakaran Masih Jadi Tanda Tanya
Menurutnya, ada kejanggalan dalam insiden kebakaran tersebut karena aktivitas masak memasak telah diselesaikan sejak pagi hari.
"Mau dibilang penyebab kebakaran dari kompor sedangkan saya memasak sudah dari pagi sangat tidak mungkin kalau penyebab kebakaran dari kompor. Kemudian kalau dibilang kebakaran karena korsleting listrik sementara listrik sudah padam dari pagi," tuturnya kepada TribunAmbon.com, Selasa (15/10/2024).
Dikatakan, keluarga tidak bisa berasumsi siapa atau hal apa yang memicu rumah tua mereka terbakar.
Sebab itu Kepolisian diminta segera menyelidiki penyebab dan siapa yang sengaja membakar rumahnya.
"Kami tidak bisa menuduh siapa yang membakar, makanya kami minta Kepolisian segera menuntaskan penyelidikan dan memberikan informasi pasti mengenai penyebab kebakaran," tegasnya.
Diberitakan sebelumnya, sebuah rumah milik Ahmad Marasabessy di Dusun Mamokeng, Negeri Tulehu, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah hangus dilalap si jago merah.
Peristiwa naas itu terjadi sekitar pukul 14.40 WIT pada Sabtu 12 Oktober 2024 kemarin.
Kasi Humas Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, Ipda. Janet Luhukay menjelaskan berdasarkan keterangan saksi, Diana Kotta (44) dirinya sementara berada dalam pondok yang berjarak sekitar 10 meter dari TKP.
Saat melihat rumah di seberang jalan sudah terbakar, saksi langsung berteriak meminta bantuan warga sekitar.
"Saksi melihat kondisi rumah sudah terbakar dengan sumber api tepatnya di bagian dapur, melihat kejadian tersebut kemudian saksi meneriaki warga sekitar untuk meminta bantuan," tutur Luhukay dalam keterangan pers yang diterima TribunAmbon.com, Senin (14/10/2024).
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.