Maluku Terkini
BPOM Ambon Galakkan Gerakan Bersama Kurangi Stunting, Koordinasi dengan Berbagai Pihak
BPOM Ambon menggelar rapat koordinasi percepatan penurunan stunting di Aula Pattimura Kantor Balai POM di Ambon, Jumat (05/07/2024).
TRIBUNAMBON.COM – BPOM Ambon menggelar rapat koordinasi percepatan penurunan stunting di Aula Pattimura Kantor Balai POM di Ambon, Jumat (05/07/2024).
Agenda itu digelar karena BPOM berkomitmen bnatu menurunkan angka prevalensi stunting yang saat ini sudah cukup baik agar ke depan bisa benar-benar zero stunting.
Apalagi lrevalensi stunting di Provinsi Maluku naik 2,3 persen dari Tahun 2022 yaitu 26,1 % menjadi 28,4 % .
Terdapat 7 dari 11 Kabupaten/kota di Maluku mengalami kenaikan signifikan, yakni Kabupaten Kepulauan Aru naik dari 28,1 % menjadi 40,6 %.
Baca juga: BPOM Ambon Terus Bersinergi Demi Perangi Stunting di Maluku
Maluku Tenggara naik dari 26,8 % menjadi 34 %. Kota Tual naik dari 24,9 % menjadi 32 % .
Kabupaten Seram Bagian Barat naik menjadi 31,4?ri 27,5 %.
Maluku Barat Daya naik dari 25,7 % menjadi 29,9 % .
Kabupaten Maluku Tengah juga alami kenaikan signifikan yakni dari 27 % naik menjadi 29,4 % .
Juga Kabupaten Seram Bagian Timur naik menjadi 27,5 ?ri 24,1 % .
Sementara 4 Kabupaten/Kota lain, mengalami penurunan yakni, Kepulauan Tanimbar dari 31,5 % menjadi 25,1 % .
Kabupaten Buru dari 23,3 % menjadi 20,3 % .
Buru Selatan turun dari 41,6 % menjadi 35,5?n Kota Ambon turun dari 21,1 % menjadi 20,7 % .
Badan POM menjadi salah satu institusi pemerintah yang diamanatkan oleh Perpres 72 2021 melakukan intervensi sensitif, maka Balai POM di Ambon berinisasi mengembangkan inovasi GEBRAK STUNTING (Gerakan bersama Kurangi Stunting).
Untuk keberhasilan Inovasi ini, maka diperlukan kerjasama dengan berbagai pihak sehingga program percepatan penurunan stunting di Provinsi Maluku dapat direalisasikan baik melalui intervensi sensitif maupun spesifik.
Dalam melaksanakan Inovasi Gebrak Stunting ini, Balai POM di Ambon mengadeng Organisasi Perangkat Daerah, Kementrian/Lembaga, Oragnisasi Profesi, Organisasi Kemanusiaan, dan Akademisi. Total ada 13 kolaborator yang berkomitmen bekerja sama dalam menyukseskan kegiatan ini.
“Untuk saat ini ada beberapa institusi yang menjadi kolaborator diantaranya Dinas Kesehatan Provinsi Maluku, Dinas Kesehatan Kota Ambon, Balai POM di Ambon, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Maluku Husada, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan RS Prof Dr. J. A Latumeten, Ikatan Apoteker Indonesia Provinsi Maluku, Ikatan Dokter Indonesia Provinsi Maluku, Persatuan Dokter Gigi Indonesia Provisni Maluku, Persatuan Perawat Nasional Indonesia Provinsi Maluku, Persatuan Ahli Farmasi Indonesia Provinsi Maluku, Persatuan Ahli Gizi Indonesia, Perhimpunan Ahli Teknologi Pangan Indonesia dan Ikatan Alumni Sarjana Farmasi Stikes Buleleng” ucap Kepala Balai POM di Ambon, Tamran Ismail
M. Jabal Nur, Ketua Human Initiative, sebuah lembaga yang bergerak dibidang kemanusiaan menyambut hangat dan mengapresiasi Inovasi yang diinisiasi oleh Balai POM di Ambon dalam memerangi stunting di Provinsi Maluku.
"Kami berharap dengan adanya inovasi Gebrak Stunting dapat menjadi salah satu solusi untuk memperbaiki status gizi balita, menurunkan angka stunting meningkatkan pengetahuan orang tua balita dan kader serta masyarakat lainnya sehingga target pemerintah dalam percepatan penurunan stunting dapat tercapai menuju Indonesia Emas 2045," ucap dia.
Peringati HUT ke-77, Polwan Polda Maluku Gelar Ziarah di TMP Kapahaha Ambon |
![]() |
---|
Perempuan ini Terjerat Kasus Narkotika Jenis Sabu di Ambon, Dituntut 6 Tahun |
![]() |
---|
Terbukti Cabuli Anak di Bawah Umur, Opa Bob Dihukum 9 Tahun Penjara |
![]() |
---|
6 Tersangka Korupsi Anggaran Dana Desa Tiouw- Malteng Buat Negara Rugi Capai Rp. 1,1 Miliar |
![]() |
---|
Korupsi Dana Desa Tiouw-Malteng, 6 Tersangka Resmi Ditahan di Ambon |
![]() |
---|