BPOM Ambon Terus Bersinergi Demi Perangi Stunting di Maluku

BPOM Ambon terus mengambil bagian dalam berbagai program penanganan dan pencegahan stunting melalui intervensi sensitif.

BPOM Ambon
Kepala BPOM Ambon, Tamran Ismail bertemu dengan Plt. Kepala Disperindag Provinsi Maluku 

AMBON, TRIBUNAMBON.COM -- Stunting terus menjadi isu besar di Indonesia, khususnya di Provinsi Maluku dan menjadi fokus utama pemerintah daerah.

BPOM Ambon terus mengambil bagian dalam berbagai program penanganan dan pencegahan stunting melalui intervensi sensitif.

Melalui program pemberdayaan masyarakat di desa, pasar, dan sekolah yang sudah berjalan selama 5 tahun ini, BPOM Ambon berharap semakin banyak masyarakat yang terpapar edukasi akan pentingnya pangan yang aman.

Hal ini secara langsung akan berdampak pada tingkat kesehatan masyarakat di Maluku.

Baca juga: 40 Mahasiswa STIKes di Ambon Jadi Kader Kata BPOM On The Spot, Ini Tugas Mereka

Baca juga: Awasi Obat dan Makanan, BPOM Ambon dan Universitas Banda Neira Tandatangani MoU

Tidak hanya program itu saja, tahun ini BPOM Ambon menginisiasi inovasi Gebrak Stunting ( Gerakan Bersama Kurangi Stunting) di Provinsi Maluku.

Dalam pertemuan dan koordinasi antara Kepala BPOM Ambon, Tamran Ismail yang didampingi oleh tim, dengan Plt. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Maluku, dr Yan Aslian Noor, disampaikan bahwa Inovasi ini diharapkan menjadi salah satu upaya yang memberikan dampak besar bagi penurunan angka stunting di Provinsi Maluku.

"Dalam merancang dan melaksanakan inovasi ini, tentu saja diperlukan dukungan dan kerja sama dengan berbagai pihak, yakni pemerintah daerah, organisasi profesi dan masyarakat, serta berbagai kolaborator," kata Tamran Ismail dalam keterangannya, Senin (1/7/2024).

Kepala BPOM Ambon, Tamran Ismail bertemu dengan Plt. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Maluku
Kepala BPOM Ambon, Tamran Ismail bertemu dengan Plt. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Maluku (BPOM Ambon)

Pada hari yang sama, koordinasi dilanjutkan dengan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Maluku, Yahya Kotta.

Pertemuan ini juga membahas terkait kerja sama dalam penurunan angka stunting di Provinsi Maluku serta perkuatan kerja sama dalam pengawasan obat dan makanan serta pemberdayaan UMKM di Provinsi Maluku.

Diharapkan dengan adanya sinergi dan komitmen bersama dengan pemerintah daerah, tujuan dan harapan untuk menurunkan angka stunting semakin mudah dicapai.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved