“Untuk saat ini ada beberapa institusi yang menjadi kolaborator diantaranya Dinas Kesehatan Provinsi Maluku, Dinas Kesehatan Kota Ambon, Balai POM di Ambon, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Maluku Husada, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan RS Prof Dr. J. A Latumeten, Ikatan Apoteker Indonesia Provinsi Maluku, Ikatan Dokter Indonesia Provinsi Maluku, Persatuan Dokter Gigi Indonesia Provisni Maluku, Persatuan Perawat Nasional Indonesia Provinsi Maluku, Persatuan Ahli Farmasi Indonesia Provinsi Maluku, Persatuan Ahli Gizi Indonesia, Perhimpunan Ahli Teknologi Pangan Indonesia dan Ikatan Alumni Sarjana Farmasi Stikes Buleleng” ucap Kepala Balai POM di Ambon, Tamran Ismail
M. Jabal Nur, Ketua Human Initiative, sebuah lembaga yang bergerak dibidang kemanusiaan menyambut hangat dan mengapresiasi Inovasi yang diinisiasi oleh Balai POM di Ambon dalam memerangi stunting di Provinsi Maluku.
"Kami berharap dengan adanya inovasi Gebrak Stunting dapat menjadi salah satu solusi untuk memperbaiki status gizi balita, menurunkan angka stunting meningkatkan pengetahuan orang tua balita dan kader serta masyarakat lainnya sehingga target pemerintah dalam percepatan penurunan stunting dapat tercapai menuju Indonesia Emas 2045," ucap dia.