Sabtu, 11 April 2026

Hari Pattimura

Hadiri HUT ke 207 Pattimura, Pj Bupati Maluku Tengah Beri Pesan ini

Perjuangan dan pengorbanan Kapitan Pattimura, Thomas Matulessy, Anthoni Rhebok, Said Perintah dan Cristina Martha Tiahahu dan kawan-kawan saat itu tel

Penulis: Lukman Mukadar | Editor: Adjeng Hatalea
TribunAmbon.com / Lukman Mukaddar
Penjabat Bupati Maluku Tengah Rakib Sahubawa saat menerima Obor Pattimura dari Camat Saparua di HUT Pattimura ke 207 di Saparua, Rabu (15/5/2024). 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Lukman Mukaddar

MASOHI, TRIBUNAMBON.COM - Penjabat Bupati Maluku Tengah, Rakib Sahubawa menegaskan peringatan Hari Pattimura ke-207 tahun harus dijadikan spirit dan motivasi membangun daerah menjadi lebih baik.

Perjuangan dan pengorbanan Kapitan Pattimura, Thomas Matulessy, Anthoni Rhebok, Said Perintah dan Cristina Martha Tiahahu dan kawan-kawan saat itu telah memastikan generasi saat ini menikmati situasi damai dan amai seperti saat ini dan lepas dari kunjungan para penjajah.

"Perayaan hari pattimura menjadi perenungan bagi kita semua dalam menghayati spirit nilai-nilai kejuangan pattimura dan tidak boleh lapuk di telan zaman. Keberanian, rela berkorban, patriotisme dan cinta tanah air," kata Sahubawa saat menyampaikan sambutannya di Saparua, Rabu (15/5/2024).

Menurutnya, di tengah realitas perubahan zaman ini, dibutuhkan komitmen yang kuat untuk terus berjuang dan pantang menyerah.

Sebagaimana Pattimura yang tangguh berjuang pantang menyerah demi kemajuan bangsa dan tanah air.

Olehnya itu, Ia berpesan agar selaku pattimura-pattimura muda masa kini perlu untuk terus menggelorakan dan menyalakan api perjuangan dan loyalitas dalam membangun daerah, bangsa dan negara.

Baca juga: Penjabat Gubernur Maluku Ajak Generasi Muda Jadikan Sosok Pattimura Sebagai Teladan Bangun Negeri

"Melalui tugas dan fungsi kita masing-masing, marilah kita pastikan bahwa seluruh pengabdian kita bagi daerah dan bangsa dilandasi oleh rasa cinta tanah air yang tinggi," jelasnya.

"Kita tidak hanya mencintai diri atau kelompok tetapi kita benar-benar mencintai bangsa dan daerah ini secara utuh. Mari kita terus melangkah, bersinergi dan berkolaborasi lintas sektor, lintas profesi, lintas agama dan budaya demi mewujudkan maluku yang maju dan indonesia emas yang kita cita-citakan bersama," imbuhnya.

Karenanya, perjuangan dan pengorban para kusuma bangsa itu harus menjadi motivasi membangun.

Dikatakan, semangat patriotik Pattimura yang menyala 207 tahun lalu mesti harus terus dikorbarkan oleh generasi muda saat ini.

Pesan Pattimura sebelum dieksekusi oleh penjajah Belanda saat itu bahwa Pattimura Pattimura Tua boleh Mati. Namun Pattimura Pattimura muda akan bangkit harus dimaknai secara tepat.

"Jika kita ilhami secara benar maka pesan Kapitan Pattimura bahwa Pattimura Pattimura Muda akan bangkit itu adalah kita saat ini. Kita memang tidak lagi berperang melawan penjajah. Namun semangat patriotik Pattimura harus terus menyala untuk membangun. Saya yakin api obor Pattimura yang terus menyala itu jika dijadikan semangat, maka tidak ada yang musta-hil, semua tantangan pembangunan saat ini dapat kita tangani bersama untuk membangun dan melayani masyarakat di negeri Pamahanu Nusa ini," pungkasnya.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved