Adat dan Budaya

Cakalele Hari Pattimura Bakal Jadi Agenda Wisata Rutin Tahunan di Negeri Hulaliu

Raja Negeri Hulaliu, Abraham Tuanakota usai dilantik mengatakan, salah satu program yang akan ia lakukan nantinya dengan menjadikan

Penulis: Tanita Pattiasina | Editor: Adjeng Hatalea
TribunAmbon.com/ Tanita Pattiasina
Tarian Cakalele usai mengantarkan Abraham Tuanakotta ke Asari Lounusa untuk dikukuhkan sebagai Raja Negeri Hulaliu, Kabupaten Maluku Tengah, Rabu (23/11/2023). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Tanita Pattiasina

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Cakalele, salah satu tarian yang kerap dibawakan dalam setiap acara adat di Maluku, termasuk Negeri Hulaliu.

Seperti pada peringatan Hari Pattimura, Pelantikan Raja, dan juga penutupan Baileo.

Raja Negeri Hulaliu, Abraham Tuanakota usai dilantik mengatakan, salah satu program yang akan ia lakukan nantinya dengan menjadikan cakalele sebagai bentuk Seni Budaya tahunan.

Tentu Cakelele bisa menjadi potensi wisata di Negeri Hulaliu.

"Pertama, menjadikan Cakalele sebagai bentuk seni budaya yang setiap tahun rutin dilaksanakan dengan adanya momen 15 Mei dan acara-acara khusus seperti pelantikan Raja penutupan baileo," kata Tuanakotta, di Asari Lounusa (Baileo Negeri Hulaliu, Kamis (24/11/2023).

Dijelaskannya, selain Cakalele, Tanjung Yanain juga menjadi potensi wisata di Hulaliu.

Tradisi sejak leluhur dan keindahan alam ini menjadi salah satu alasan Hulaliu kerap dikunjungi pendatang.

Pemanfaatan kedua hal ini bisa membantu Negeri Hulaliu semakin berkembang dan makmur.

Baca juga: Cakalele Iringi Prosesi Penjemputan Raja Negeri Hulaliu ke Asari Lounusa

"Saya juga ingin menjadikan tanjung Yanain sebagai destinasi wisata dan ini memudahkan untuk selain mendapatkan dana desa kita juga mempunyai pendapatan asli negeri atau pendapatan asli desa yang dibutuhkan untuk kemakmuran di negeri Hulaliu," tambahnya.

Disisi lain, Tuanakotta juga berharap konflik sosial antar Hulaliu maupun bisa segera berakhir.

"Selaku Kampung bertetangga kita harus bersama-sama untuk melaksanakan dan menjaga keamanan diantara kedua Kampung tersebut yaitu hulaliu dan Aboru. Pesan saya kepada Bapak Kapolda, pangdam, agar supaya segera mediasi kami negeri Hulaliu dan Aboru ,agar Supaya tali perdamaian ini dan hubungan baik ini kami dan Aboru ini bisa berjalan dengan baik," harapnya.


Sementara itu, dukungan pelestarian tradisi Negeri Hulaliu juga didapat dari CEO NDA Production, Yopi Izaack.

Yopi yang memiliki darah Hulaliu juga merasa kagum ketika pertama kali pulang dan menyaksikan prosesi adat Pelantikan Raja Negeri Hulaliu.

Menurutnya, tradisi sebagai ciri khas Hulaliu tersebut harus terus dijaga dan dilestarikan agar tak hilang.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved