Ambon Hari Ini
Herve Rehatta Resmi Dilantik Jadi Raja Negeri Soya Periode 2024-2030
Dirinya dilantik secara langsung oleh Penjabat Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena bertempat di Balai Saniri Negeri Soya, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon
Penulis: Jenderal Louis MR | Editor: Fandi Wattimena
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Jenderal Louis
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Herve Rene Jones Rehatta resmi dilantik menjadi Raja/Kepala Pemerintah Negeri (KPN) Soya dengan masa jabatan selama 6 enam tahun terhitung 2024-2030.
Dirinya dilantik secara langsung oleh Penjabat Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena bertempat di Balai Saniri Negeri Soya, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Jumat (3/5/2024)
Bodewin Wattimena dalam sambutannya mengharapkan adanya penyelenggaraan pemerintahan yang baik.
Disamping itu, Wattimena meminta agar Herve dapat melestarikan nilai-nilai adat istiadat di Negeri Soya.
"Pelantikan ini menandai berakhirnya polemik yang terjadi di Negeri ini, supaya proses pemerintahan bisa berjalan dengan baik. Apalagi kita memiliki tantangan yang besar, khususnya dalam upaya bersama kita mensejahterakan masyarakat di Kota Ambon," ungkapnya.
Dikatakan lebih lanjut, Raja yang baru dilantik merupakan anak muda, sehingga membutuhkan bimbingan dan nasihat tetapi juga dukungan dari seluruh elemen masyarakat.
Sehingga melalui kerjasama dan kolaborasi yang baik, Raja yang baru ini dapat menjalankan tugas dan tanggungjawabnya dengan baik
Baca juga: Pulang Kampung, Alexander Waas Resmi Daftar Pilwakot di Gerindra dan Nasdem
Baca juga: 45 Anggota DPRD Maluku Periode 2024-2029 Ditetapkan, Cek Nama Caleg yang Lolos
"Anak muda butuh bimbingan, serta dukungan oleh Saniri, Tokoh Agama, Tokoh Adat supaya tugas dan tanggung jawab yang diemban dapat berjalan dengan baik. Imbasnya dapat dirasakan oleh seluruh warga Soya," tandasnya.
Sementara itu, Raja Negeri Soya Herve Rehatta menyampaikan rasa syukur dan terima kasih.
Pasalnya, setelah melalui proses yang cukup panjang, Negeri ini telah mendapatkan raja definitif lewat proses pelantikan kepala pemerintahan termasuk pengukuhan secara persekutuan hukum adat.
"Secara pribadi dan keluarga saya patut bersyukur, sebab semua proses sudah dilalui dengan segala baik. Terima kasih saya sampaikan kepada Saniri, masyarakat termasuk pemerintah. Dengan kerja keras, semua proses sudah berjalan dengan lancar," ujarnya.
Dirinya memastikan akan melanjutkan segala program baik dari pemerintahan sebelumnya dengan inovasi-inovasi yang akan membawa kemajuan bagi Negeri Soya.
"Prinsipnya, apa yang telah dilakukan oleh mantan Raja, orang tua saya sendiri, akan diteruskan demi keberlangsungan Negeri Soya tercinta," jelasnya.
Terakhir, dia meminta untuk segenap warga Negeri Soya untuk bersatu padu, bergandengan tangan serta melepaskan segala ego dan bersama-sama menata Negeri tercinta ini ke depan.
"Saya mengajak semua pihak, mari kita hilangkan ego masing-masing. Kita satukan langkah dan komitmen untuk menata Negeri Soya ke arah yang lebih baik," tutupnya. (*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.