Sampah di Ambon

Baru Sehari DLHP Angkut 150 Ton, Sampah Kembali Dibuang di Kawasan Arbes - Ahuru

Bahkan, DLHP harus mengerahkan alat berat hingga 150 Ton sampah berhasil diangkut. Namun, lagi-lagi warga membuang sampah di kawasan tersebut.

Penulis: Jenderal Louis MR | Editor: Fandi Wattimena
TribunAmbon.com/ Jenderal Louis
Baru sehari dibersihkan, sampah kembali menumpuk di lahan kosong kawasan Arbes, Ahuru, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Jumat (5/4/2024). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Jenderal Louis

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Baru sehari Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan (DLHP) Kota Ambon bekerja keras membersihkan sampah di kawasan Arbes, Ahuru, Kota Ambon.

Bahkan, DLHP harus mengerahkan alat berat hingga 150 Ton sampah berhasil diangkut.

Namun, lagi-lagi warga membuang sampah di kawasan tersebut.

Padahal, lahan kosong itu bukanlah lokasi yang diperuntukkan sebagai tempat pembuangan sampah.

"Sangat disayangkan masyarakat kembali membuang sampah di tempat yang sehari sebelumya baru saja di bersihkan," keluh Kepala Bidang Persampahan DLHP Kota Ambon, Nizar, kepada TribunAmbon.com, Jumat (5/4/2024).

Lanjutnya, sebelumnya DLHP telah memasang tanda larangan, namun ada saja warga yang mencopot.

Baca juga: Sekitar 150 Ton Sampah Diangkut di Ahuru, Ini Kata DLHP Ambon

Baca juga: PAN Resmi Rekomendasi Murad Ismail Sebagai Calon Gubernur Maluku

Bahkan, pagar zenk yang dipasang juga dibongkar oleh oknum tak bertanggung jawab.

"Dari Dinas sudah pernah pasang larangan 5 kali tapi toh sama saja ada yang cabut larangan. Terus kami buat penutupan dengan seng di areal tersebut, tapi sama saja di bongkar," ungkapnya.

Ia mengatakan, DLHP sudah berencana membangun Tempat Penampungan Sementara (TPS) sampah di kawasan itu, namun pemilik lahan malah menolak.

"Mau dibangun TPS tapi pemilik lahan tidak mau," cetusnya.

Nizar mengimbau agar warga sekitar kawasan tersebut memiliki kesadaran tentang waktu dan lokasi pembuangan sampah.

"Jangan sedikit-sedikit salahkan Wali Kota, salahkan dinas terkait, padahal kita sudah bekerja tapi warga malah mengotori," tegasnya.

"Karena kita sudah cukup banyak membuat imbauan dan larangan tapi toh masyarakat tidak menyadari," kesalnya.

Dia berharap warga Ahuru dan sekitarnya bisa bekerja sama dengan pemerintah sehingga bisa mengatasi permasalahan sampah di kawasan tersebut.

"Kami sangat berharap kesadaran penuh dari masyarakat untuk sama-sama menjaga, karena ketidaknyaman akibat sampah menjadi masalah untuk warga Ahuru dan sekitarnya," harapnya. (*)

Sumber: Tribun Ambon
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved