Info Daerah
Pj. Bupati Malra: Inflasi Harus Dikendalikan di Angka Yang Tepat
Namun, jika terus deflasi akan menurunkan tingkat kesejahteraan produsen, dalam hal ini petani yang menghasilkan
Penulis: Megarivera Renyaan | Editor: Fandi Wattimena
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Megarivera Renyaan
LANGGUR, TRIBUNAMBON.COM - Angka inflasi yang tinggi akan berimbas pada daya beli masyarakat yang menjadi rendah, sehingga hal tersebut identik dengan penurunan tingkat kesejahteraan masyarakat.
Namun, jika terus deflasi akan menurunkan tingkat kesejahteraan produsen, dalam hal ini petani yang menghasilkan sembilan bahan pokok pangan bagi konsumsi masyarakat.
Adanya inflasi dapat mengakibatkan perubahan nilai mata uang serta membuat perubahan pada permintaan dan penawaran akan barang dan jasa.
"Oleh sebab itu inflasi tidak harus dihilangkan namun dikendalikan dan berada di angka yang tepat," ucap, Pj Bupati Maluku Tenggara, Jasmono, Selasa (2/4/2024) di Langgur.
Baca juga: PLN Baronda Sekolah ke SMK Muhammadiyah Ambon, Ratusan Siswa Diedukasi soal Ketenagalistrikan
Baca juga: Sembako di Pembukaan Pasar Murah Maluku Tenggara Justru Diserbu ASN
Dia katakan, Inflasi harus kita kendalikan di angka yang tepat, angka seimbang yang menguntungkan baik produsen maupun konsumen.
Salah satu cara, lanjutnya yang bisa dilakukan untuk menjaga stabilitas inflasi khususnya di daerah, yakni dengan menjaga stabilitas harga dan ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat.
"Dengan mengendalikan inflasi kita turut membantu masyarakat kita, serta mendorong kesejahteraan hidup di wilayah ini," imbuhnya.
Kepala Inspektorat Provinsi Maluku ini mengatakan,
ada kecenderungan di bulan April ini harga komoditas sudah menuju ke angka yang stabil.
"Karena penyebab El Nino di satu bulan kemarin telah berakhir maka inflasi sudah bisa dikendalikan jadi kita berharap kerjasama semua stakeholder," pungkasnya. (*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.