Piala Asia AFC

Palestina Kalah dari Iran pada Piala Asia AFC, tapi Menangkan Ribuan Hati di Stadion Qatar

Namun, hal ini tidak menceritakan kisah tentang kerumunan orang yang bersatu mendukung Palestina di tengah perang Israel hancurkan Gaza.

Editor: Adjeng Hatalea
Courtesy / Tangkapan Layar Al Jazeera
Tim dan rakyat Palestina memenangkan ribuan hati dalam pertandingan pembuka Piala Asia AFC di Education City Stadium di Qatar. 

QATAR, TRIBUNAMBON.COM – Pada akhirnya, Palestina kalah dari Iran di lapangan, namun tim dan rakyat Palestina memenangkan ribuan hati dalam pertandingan pembuka Piala Asia AFC di Education City Stadium di Qatar.

Skor 4-1 yang menguntungkan Iran cukup mencerminkan penguasaan bola dan dominasi yang dinikmati tim besar Asia itu dalam pertandingan Grup C pada Minggu (14/1/2024) malam.

Namun, hal ini tidak menceritakan kisah tentang kerumunan orang yang bersatu mendukung Palestina di tengah perang Israel hancurkan Gaza.

Sejak gerbang stadion dibuka untuk umum, Palestina memiliki representasi tertentu dari penonton yang memenuhi venue di Al Rayyan, di pinggiran ibu kota Qatar, Doha.

Para penggemar dari berbagai negara yang menyebut Qatar sebagai rumah mereka datang dengan mengenakan kaos Palestina atau mengenakan bendera dan keffiyeh.

Mereka menari mengikuti lagu “Dammi Falastini”.

Di saat bersamaan lagu kebangsaan Palestina dimainkan di luar stadion.

Penonton berdecak kagum menyaksikan kelompok dabke Palestina tampil di panggung di luar pintu putar.

Saat para penggemar menikmati suasana tersebut, dua saudara perempuan Palestina yang keluarganya berasal dari Gaza mengakui bahwa ini adalah malam yang emosional bagi mereka.

“Pertunjukan dukungan yang kami lihat di sini membuat kami merasa diakui,” kata mereka dilansir dari Al Jazeera, yang meminta tidak disebutkan namanya.

“Kami tidak pernah bisa melakukan perjalanan ke tanah air kami [Gaza]. Ini tidak adil dan mengecewakan karena ke mana pun kami pergi, kami tidak pernah merasa seperti di rumah sendiri.”

'Malam istimewa'
Terlepas dari pentingnya pertandingan tersebut – dalam grup yang juga mencakup Hong Kong dan Uni Emirat Arab – para penggemar Iran mengakui pentingnya emosi pada malam itu.

Ali Mir, dari Iran, tiba dengan membawa bendera unik: setengah Iran dan setengah Palestina.

Baca juga: Protes Pro-Palestina Terjadi di Seluruh Dunia saat Serangan Israel di Gaza Mendekati 100 Hari

“Kedua negara ini memainkan pertandingan yang sangat penting malam ini dan akan menjadi lawan, namun kenyataannya mereka adalah saudara dan berjuang untuk perdamaian di dunia,” ujarnya.

“Jadi saya di sini untuk mendukung keduanya pada malam istimewa ini.”

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved