Maluku Hari Ini
2 Spot Wisata di Pulau Seram, Keramba Cinta dan Pulau 7 Kini Sudah Ada Penampungan Air Bersih
Kedua spot wisata teranyar ini berada di daerah administrasi Kecamatan Seram Utara, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng). Keduanya dikenal dengan potens
Penulis: Lukman Mukadar | Editor: Adjeng Hatalea
Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Lukman Mukaddar
MASOHI, TRIBUNAMBON.COM - Kawasan destinasi wisata Maluku di Pulau Seram, yakni Pulau Tujuh dan Keramba Cinta kini telah dilengkapi dengan tempat penampungan air bersih.
Kedua spot wisata teranyar ini berada di daerah administrasi Kecamatan Seram Utara, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng).
Keduanya dikenal dengan potensi alam bawah lautnya dan pesisir yang menakjubkan.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) bertahap melengkapi fasilitas di Negeri Pasanea dan Sawai, kawasan kedua destinasi itu berada.
Tanding dengan daya tampung 1.100 liter di lokasi wisata tersebut telah dipasang olehKeluarga Almuni Gadjah Mada (Kagama)dan PPK dari Dinas PUPR setempat, dan kini telah siap digunakan.
Adalah tandon pemanen air hujan.
Lewat pemasangan instalasi pamanen air hujan oleh Dinas PUPR Maluku Tengah yang bekerja sama dengan Kagama , kini Gama Rain Filter tersebut sudah bisa digunakan oleh para pengunjung di dua lokasi wisata tersebut.
Penjabat Bupati Maluku Tengah, Rakib Sahubawa kepada TribunAmbon.com menjelaskan, program terobosannya ini telah diluncurkan tanggal 3 November 2023 lalu bertepatan dengan Hari Bhakti PU ke 78 di Kota Masohi.
Baca juga: 9 Jam Perjalanan Ditempuh dari Kota Ambon Terbayarkan dengan Pesona Pulau Tujuh di Pasanea
Kata Sahubawa, ini untuk pertama kalinya, kegiatan inovasi pemanen air hujan dipustakan di Lokasi Wisata Pulau Tujuh dan Karamba Cinta.
"Ini inovasi pertama yang kita lakukan dan kita tempatkan di Pulau Tujuh dan Keramba cinta karena di sana tidak ada air PAM juga sumur. Karena itu kita inovasikan dengan tidak mengambil air dari tanah," kata Sahubawa di Masohi, Minggu (10/12/2023).
Dijelaskan, pembuatan pemanen air hujan bertujuan untuk dapat membantu sarana belajar, kantor dan hunian serta industri bagi masyarakat di seluruh kawasan Indonesia dalam memenuhi kebutuhan air bersih di wilayah skala rumah sederhana, gedung bertingkat maupun non bertingkat.
"Terutama di daerah yang bermasalah dengan ketersediaan air akibat sumur yang mulai turun muka airnya maupun pelayanan distribusi PDAM yang kurang baik ataupun belum ada," jelas Bupati.
Khusus di dua lokasi wisata ini, Sahubawa berharap bantuan yang telah diberikan pengelola dan juga para pengunjung bisa menjaga dan merawat dengan baik.
"Kami berharap apa yang sudah disediakan bisa dirawat dan dijaga dengan baik oleh pengelola. Semoga ini bisa bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan air bersih di sana," harap Bupati.(*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.