Ambon Hari Ini

Pengendara Lawan Arus tuk Hindari Lubang di Jalan Sultan Hasanuddin - Ambon

Pantauan TribunAmbon.com sekitar pukul 17.00 WIT di lokasi, nampak pengendara roda dua maupun roda empat dari arah Batu Merah melaju melewati marka ja

Penulis: Jenderal Louis MR | Editor: Adjeng Hatalea
TribunAmbon.com / Jenderal Louis
Pengendara roda dua dan roda empat melewati marka jalan tuk hindari jalan berlubang di ruas jalan Sultan Hasanuddin, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Kamis (21/9/2023). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Jenderal Louis

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Pengendara roda dua maupun roda empat melajukan kendaraannya melawan arus di Jalan Sultan Hasanuddin, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Kamis (21/9/2023).

Hal itu dilakukan seraya menghindari puluhan lubang kerusakan jalan yang ada.

Pantauan TribunAmbon.com sekitar pukul 17.00 WIT di lokasi, nampak pengendara roda dua maupun roda empat dari arah Batu Merah melaju melewati marka jalan.

Arus lalu lintas pun nampak semrawut.

Beberapa pengendara roda dua bahkan mengambil jalur kiri di luar aspal tuk menghindari jalan berlubang.

Namun, beberapa pengendara memilih menurunkan laju kendaraan, kemudian melewati lubang-lubang tersebut dengan kecepatan rendah.

Diketahui, sepanjang ruas jalan tersebut terdapat 42 titik lubang jalan.

Sebanyak 13 titik lubang jalan berukuran besar dengan diameter lubang 100 cm dengan kedalaman hingga 10 cm.

Baca juga: Bahaya! Ada 42 Lubang di Jalan Sultan Hasanuddin Ambon, Pengendara Wajib Hati-hati

Sementara 29 lubang sisanya termasuk kategori kecil dengan diameter kurang dari 100 cm dan kedalaman 5 cm.

Salah seorang pengendara, David mengaku aksi para pengendara yang melaju melewati marka jalan sangatlah berbahaya.

"Bahaya sekali kalau mereka mengemudi seperti itu, jalan ini dua arah bukan satu arah," ujarnya kepada TribunAmbon.com, Kamis (21/9/2023).

Dia menyayangkan situasi tersebut, menurutnya para pengendara sebaiknya menurunkan kecepatan dibanding sik-sak bahkan melewati garis pembatas jalan.

"Kondisi jalan memang rusak, tapi kita selaku pengendara, selaku pengguna jalan juga harus hati-hati. Jangan karena buru-buru lalu nanti bisa celaka," tandasnya.

Dia berharap lubang-lubang jalan dapat segera diperbaiki.

"Semoga pemerintah tidak acuh melihat kondisi jalanan seperti ini, kerusakan jalan sangat berbahaya bagi kami pengendara motor," harap David.(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved