Viral Momen Haru Mahasiswa KKN UGM di Banda Neira Diantar Warga Setelah Selesai Pengabdian

Viral momen haru mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) diantar warga ketika meninggalkan lokasi Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Banda Neira, Maluku.

Ist
Viral momen haru mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) diantar warga ketika meninggalkan lokasi Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Banda Neira, Maluku. 

Seperti disinggung sebelumnya, pengunggah video tersebut adalah salah satu anggota mahasiswa KKN di Banda Neira bernama Jacgua Proexs.

Jacgua merupakan mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi UGM.

Ia bertugas di Kecamatan Banda, Kabupaten Maluku Tengah.

Jacgua menjelaskan bahwa momen perpisahan tersebut terjadi di Pelabuhan Banda Neira pada Kamis (10/8/2023).

Kala itu, Jacgua dan teman-temannya hendak meninggalkan lokasi tempatnya menjalankan program KKN sepanjang 50 hari.

Tepatnya, mereka berada di Banda Neira pada 23 Juni sampai 10 Agustus 2023.

Lebih lanjut, Jacgua bercerita bahwa mereka diantar oleh warga hingga aparat dari dua desa, yaitu Desa Boiyauw dan Desa Lonthoir.

"Pemuda, masyarakat umum, hingga kepala desa menunggu di pelabuhan sampai kapal (mahasiswa UGM) berangkat," kata Jacgua dikutip dari Kompas.com.

Mengenai momen anak-anak SD yang mengantarnya di dermaga, Jacgua mengatakan bahwa itu menjadi salah satu momen paling mengharukan.

Sebab, mereka tiba-tiba keluar dari sekolah dan warga desa berduyun-duyun ikut mengantarkan mahasiswa UGM sampai naik ke kapal.

"Di Desa Lonthoir, mahasiswa melakukan doa bersama warga di balai desa. Penuh air mata saat momen berpamitan tersebut dilakukan," imbuh Jacgua.

Program yang Dijalani

Jacgua membeberkan program-program kerja yang ia dan tim KKN-nya jalani selama berada di Banda Neira.

Salah satunya adalah mengajar anak-anak di Banda Neira dengan materi seputar bencana alam, keamanan internet, pengenalan satwa, pengembangan softskill, cara mencuci tangan, dan apoteker cilik.

"Di bidang pertanian atau perkebunan hidroponik, vertikultur, biopori, penanaman pala, ekowisata, dan pengembangan SDM untuk petani pala," jelasnya.

"Di perikanan ada yang membuat dimsum dari ikan, nugget dari ikan, dan patty fish. Kami membantu juga perangkat desa dalam pengembangan website melalui cara pembuatan artikel berita," sambung Jacgua.

(Tribunjabar.id/Rheina Sukmawati) (Kompas.com/Yefta Christopherus Asia Sanjaya)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved