Ambon Hari Ini
Rutin Bayar Retribusi, Pedagang Rujak Air Salobar Ngeluh Lapak Rusak
Dijelaskan, kawasan kuliner Air Salobar tidak hanya dikunjungi wisatawan lokal, mancanegara pun datang ke sini, sehingga kondisi lapak yang memprihati
Penulis: Jenderal Louis MR | Editor: Fandi Wattimena
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Jenderal Louis
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Para pedagang rujak di Air Salobar minta pemerintah Kota Ambon memperbaiki lapak mereka yang rusak.
Permintaan itu menyusul retribusi Rp. 5 ribu per lapak yang disetor pedagang setiap harinya.
Namun lapak yang rusak tidak perbaikan.
"Pemerintah juga harus perhatikan kami disini, kami bayar retribusi itu setiap hari Rp. 5 ribu, ini lapak banyak yang rusak tapi tidak pernah dihiraukan," ucap salah seorang pedagang, Mama Leny Talahatu kepada TribuAmbon.com, Selasa (21/3/2023).
Dijelaskan, kawasan kuliner Air Salobar tidak hanya dikunjungi wisatawan lokal, mancanegara pun datang ke sini, sehingga kondisi lapak yang memprihatikan tentu mempengaruhi kenyamanan pengunjung.
Lanjutnya, lapak secara swadaya telah diperbaiki, namun kini rusak lagi.
"Perhatikan katong punya rumah yang sampe suh hancur begini katong mau biking bae tapi ada pohon diatas ini, daun-daun itu yg biking rusak katobg pung seng seng," ungkap Talahatu.
Dia pun berharap pemerintah memperhatikan kondisi lapak.
Baca juga: Jelang Ramadan, Harga Telur di Pasar Namlea Rp. 65 Ribu Per Rak, Kemungkinan Naik Lagi
"Katong minta dari pemerintah dong perhatikan katong jua kasihan, ini lokasi pemerintah sudah berikan, tapi ini lapak-lapak ini katong bangun sendiri , lalu pohon diatas dong tidak perhatikan bagaimana," harapnya.
Salah seorang pengunjung, Marcel Ririhena mengaku sedih dengan kondisi lapak.
"Sedih juga kalau lihat para pedagang ini tak diperhatikan pemerintah, apalagi turun hujan lebat itu air hujan masuk hingga kedalam, kami yang datang pun kadang tidak nyaman," ucapnya.
Pantauan TribunAmbon.com pukul 12.00 WIT, atap sejumlah lapak telah bocor.
Nampak banyak dedaunan dari pohon Ketapang berhamburan diatas atap yang memperparah kerusakan.
Adapun jumlah lapak di kawasan kuliter Air Salobar sebanyak 19. (*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.