Senin, 8 Juni 2026

Maluku Terkini

DPRD Maluku Pastikan Koordinasi Balai Jalan dan Sungai Pasca Banjir di Dusun Laala – SBB

Mengingat banjir kembali terjadi Dusun Laala dan belum surut hingga Kamis (16/2/2023).

Tayang:
Penulis: Tanita Pattiasina | Editor: Fandi Wattimena
TribunAmbon.com/ Tanita Pattiasina
Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Maluku, Turaya Samal 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Tanita Pattiasina

AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Maluku, Turaya Samal memastikan terus berkoordinasi dengan Balai Jalan maupun Sungai terkait pembangunan talud di Dusun Laala, Kecamatan Huamual, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB).

Mengingat banjir kembali terjadi Dusun Laala dan belum surut hingga Kamis (16/2/2023).

Anggota DPRD Dapil SBB itu mengatakan DPRD juga terus berkoordinasi dengan Dinas terkait termasuk Pemerintah Kabupaten.

“Saya sudah koordinasikan untuk kita ada penanganan secepatnya. Kemarin itu informasinya lagi Komisi III dengan rencana sementara di informasinya itu akan dibangun talud penahan. Karena kan dia masuk jalur Provinsi ya kewenangan Provinsi. Daerah itu juga kan sudah ditetapkan sebagai rawan bencana ya,” kata Samal diruang kerjanya, Kamis.

Baca juga: Pekerjaan Selesai, Kontraktor Tagih Hutang Pihak Ketiga di Pemda SBB

Baca juga: BNI Luncurkan Kartu TapCash Spesial "2 Baddies" NCT 127

Menurutnya, sebelum ada pengerukan maupun pembuatan talud harus ada kajian lebih dalam dari dinas terkait, agar solusi yang diberikan tak menimbulkan masalah baru yang merugikan masyarakat setempat.

Pasalnya, sungai Laala pernah dikeruk untuk mengurangi resiko banjir, nyatanya tetap banjir dan semakin parah.

Berujung pada ratusan rumah terendam bahkan ada yang rusak berat dan hanyut.

“Itu memang agak rawan, Jadi kalau memang mereka pingin secepatnya kita juga tidak bisa saya gampang kita membalik telapak tangannya karena semua ini ada prosedur. Nantikan akan dikaji juga. Pemerintah tidak harus ujung-ujug datang bikin tanpa kajian, nanti juga percuma kan. Karena sudah beberapa kali juga tindakan cepat dengan keruk sungai itu juga tidak mengatasi masalah akan ternyata ternyata malah banjirnya lebih besar,” tambahnya.

Samal mengatakan, Komisi III juga telah memperjuangkan agar perbaikan di sungai Laala menggunakan dana Inpres.

Namun, hingga kini belum terealisasi.

Samal berharap, Gubernur Maluku, Murad Ismali dan Pemerintah Kabupaten tidak tutup mata.

“Kemarin itu oleh lewat komisi tiga ya sudah diperjuangkan lewat dana Inpres, mudah-mudahan saja bisa secepatnya direalisasi tidak lagi seperti janji-janjian tahun kemarin ya tidak ada realisasinya. Kami berharap dinas terkait lebih memperhatikan itu dan Gubernur juga. Kalau kita DPR kan hanya merekomendasikan, meminta ke mereka tapi yang punya kebijakan itu pak Gubernur bukan kita karena penganggaran Gubernur kita hanya menetapkan di sini dan meminta untuk bisa diperhatikan daerah-daerah yang terkena bencana dan juga masalah kan dia ada kaitannya langsung ke Jalan Olas,” tandasnya.

Diketahui, Dusun Laala, Kecamatan Huamual, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) kembali diterpa banjir setinggi lutut orang dewasa, pukul 15.00 WIT, Rabu (15/2/2023) kemarin, akibat hujan deras yang mengguyur wilayah setempat.

“Banjir lagi. Kejadian sejak kemarin pukul 15.00 WIT. Hingga kini, air belum surut,” kata Kepala Dusun Laala, Rambli Payapo kepada TribunAmbon.com via WhatshApp, Kamis (16/2/2023).

Sumber: Tribun Ambon
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved