Ambon Hari Ini
Tak Kunjung Diperbaiki Pemerintah, Warga Wainitu Swadaya Tambal Jalan Berlubang
Terdapat beberapa lubang, ada yang sedalam 10 cm dengan diamater 50 cm hingga 1 meter. Menurut salah seorang warga, Mon Tahya, inisiatif tersebut dia
Penulis: Jenderal Louis MR | Editor: Fandi Wattimena
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Jenderal Louis
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Warga kelurahan Wainitu gotong-royong perbaiki jalan berlubang tepat di depan tempat pengisian air bersih PDAM, Jl DR. Siwabessy, Kecamatan Nusaniwe Kota Ambon.
Pantauan TribunAmbon.com, sekitar pukul 13.00 WIT, Sabtu (14/1/2023), dengan menggunakan peralatan seadanya, warga menambal menggunakan material semen.
Terdapat beberapa lubang, ada yang sedalam 10 cm dengan diamater 50 cm hingga 1 meter.
Menurut salah seorang warga, Mon Tahya, inisiatif tersebut diambil lantaran tak kunjung diperbaiki pemerintah.
Padahal karena kondisi jalan yang buruk, sudah menyebabkan kecelakaan lalu lintas.
"Pemerintah kota tidak memperhatikan kondisi jalan yang rusak ini, juga jalan ini sudah memakan korban paling banyak, kemarin malam ada kecelakaan disini, 1 orang meninggal dunia," ucap Mon Tahya, selaku Ketua RT 007,RW 05 Kelurahan Wainitu, kepada TribunAmbon.com. Sabtu (14/1/2023).
Baca juga: Keluarga Besar Flores, Sumba, Timor, Alor di Ambon Rayakan Natal dan Tahun Baru Bersama
Baca juga: Kangen Makan Nasi Kelapa Hitu Tapi Tinggal di Piru? Ke Warung Mama Yaya Saja, Dijamin Lezat
"Katong warga sini ambil inisiatif perbaiki lubang jalan ini supaya mengurangi kecelakaan disini," imbuhnya.
Lanjutnya, perbaikian ini bukan kali pertama dalam setahun terakhir.
"Ini sudah yang ketiga kali kami perbaiki, namun hingga detik ini tidak ada perhatian serius dari pemerintah, padahal mereka juga selalu lewat jalan ini," tuturnya.
Dia pun memastikan bahwa perbaikan jalan yang dilakukan warga adalah bentuk kepedulian terhadap pengguna jalan.
"Kita hanya membantu bagaimana agar tidak lagi terjadi kecelakaan, tapi ada pandangan sinis ,mereka berpikir ini dapat uang buat miras padahal tidak, kasi dua ribu rupiah saja susah padahal ini kan untuk semua punya kebaikan dan kepentingan bersama," tandasnya. (*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.