Breaking News:

Gempa Guncang Maluku

Pemkab Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana di Kabupaten Kepulauan Tanimbar

Status tanggap darurat bencana tersebut berlaku hingga 10 hari ke depan, mulai dari 10 Januari hingga 24 Januari 2022. "Status ini berlaku hingga 14

Penulis: Tanita Pattiasina | Editor: Adjeng Hatalea
Ist
Kantor Bupati Kepulauan Tanimbar Maluku Rusak Pasca Gempa 7,5 Magnitudo 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Tanita Pattiasina

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Pemerintah Kabupaten menetapkan status tanggap darurat bencana di Kabupaten Kepulauan Tanimbar ( KKT ), Selasa (10/1/2023).

Penetapan status tanggap bencana oleh Penjabat Bupati KKT, Daniel Indey Nomor 361/05/PYT/2023.

Demikian disampaikan Kepala Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD ) KKT, Bruno Laiyan kepada wartawan Rabu.

Status tanggap darurat bencana tersebut berlaku hingga 10 hari ke depan, mulai dari 10 Januari hingga 24 Januari 2022.

"Status ini berlaku hingga 14 hari ke depan," kata Laiyan.

Laiyan menjelaskan, penetapan status tanggap darurat bencana ini dengan pertimbangan beberapa faktor.

Pasalnya, akibat gempa 7,5 magnitudo menyebabkan puluhan rumah, perkantoran, maupun sekolah rusak.

Serta terganggunya perekonomian warga.

Baca juga: Penjelasan Ahli soal Fenomena Munculnya Pulau Baru Pasca Gempa M 7,5 di Tanimbar

"Dengan bencana ini kan menyebabkan kepanikan, karena juga terjadi gempa susulan, sehingga warga tetap waspada. Kepanikan ini berdampak pada terganggunya mata pencaharian penduduk, kerusakan rumah tinggal, harta benda yang sangat berdampak pada terganggunya perokonomian sekitarnya," tambahnya.

Lanjutnya, dengan penetapan status tersebut maka BPBD sesuai tupoksinya akan mengkoordinir pelaksaan teknis.

Termasuk mengkajinl secara cermat dan tepat terhadap lokasi, kerusakan, kerugian dan sumber daya.

Serta memenuhi kebutuhan dasar dan obat-obatan bagi korban terdampak gempa.

Juga penyelamatan dan evakuasi masyarakat yang terkena bencana.

"Kita juga melakukan perlindungan terhadap korban dan masyarakat yang rentan, pemulihan dengan segera sarana dan prasarana yang dianggap vital, melakukan upaya untuk mencegah kerusakan lebih lanjut," tandasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved