Jumat, 10 April 2026

Kesehatan Kulit

Ramai Sayuran Dibuat Jus agar Kulit Sehat dan Bebas Jerawat, Ahli Nutrisi: Salah Kaprah

Menurut Tan, sayuran seperti pakcoy, kangkung, dan bayam yang biasa diolah dengan cara dimasak mengandung anti-nutrien tinggi.

Editor: Adjeng Hatalea
Freepik
Buah dan sayur 

TRIBUNAMBON.COM - Belakang ramai di sosial media, baik Twitter maupun TikTok banyak pengguna 'memamerkan' pembuatan jus dari sayur-sayuran.

Mereka mengeklaim bahwa, dengan membuat jus dari sayur-sayuran itu, dapat membuat kulit lebih sehat dan mampu menghilangkan jerawat.

Tak hanya itu, jus yang terbuat dari sayuran berwarna hijau seperti pakcoy, timun, nanas, dan lemon juga disebut dapat membuat lancar menstruasi hingga sembelit.

Penjelasan Dokter dan Ahli Nutrisi

Dokter dan ahli nutrisi dr Tan Shot Yen mengatakan, jus sayur adalah salah satu pengolahan sayuran yang keliru.

"Hmm, ini salah kaprah orang perlakukan sayur," kata Tan, dikutip dari Kompas.com, Senin (9/1/2023).

Baca juga: Waspada Efek Gula Berlebih Bisa Bikin Jerawat hingga Kanker

Tan menjelaskan, sayur yang secara normal dan wajar diolah dengan cara dimasak, maka sebaiknya tetap dimasak.

Sebab, proses memasak akan menghilangkan anti-nutrien dalam sayuran, sehingga penyerapan nutrisi oleh tubuh menjadi lebih baik.

Dia menerangkan, anti-nutrien adalah senyawa ilmiah pada tumbuhan yang digunakan tumbuhan sebagai perlindungan terhadap predator.

"Jadi, kalau mau dibilang semua sumber makanan kita ada anti-nutrien, itu benar banget," kata Tan.

Saat dikonsumsi, anti-nutrien bisa menghambat penyerapan zat gizi atau mineral, termasuk zat besi, seng, magnesium, dan kalsium.

Menurut Tan, sayuran seperti pakcoy, kangkung, dan bayam yang biasa diolah dengan cara dimasak mengandung anti-nutrien tinggi.

Sementara itu, timun dan tomat memiliki anti-nutrien kecil, sehingga wajar dikonsumsi sebagai lalap. "Itu pun bukan jus," tutur Tan.

Makan sayur harus dijadikan kenikmatan dan bukan siksaan

Agar nutrisi dalam sayuran dapat terserap tubuh secara optimal, Tan mengungkapkan beberapa cara salah mengonsumsi sayur yang biasa dilakukan masyarakat.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved